Jumat, 22 November 2019

Membaur Bersama Warga, Bupati Masnah Naik Mobil Bak Terbuka


Minggu, 03 November 2019 | 14:34:02 WIB


Bupati Masnah yang membaur bersama warga duduk di kendaraan bak terbuka
Bupati Masnah yang membaur bersama warga duduk di kendaraan bak terbuka / Sudir Putra/Metrojambi.com

SENGETI - Bupati Muarojambi Masnah Busyro resmikan dermaga penyebrangan Desa Rantaumajo beberapa waktu lalu usai peresmian itu, acara pun dilanjutkan di balai desa tersebut.

Ada kejadian menarik saat Bupati dan rombongan melakukan  perjalanan dari dermaga menuju ke balai desa. Secara geografis, letak Desa Rantaumajo cukup sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat. Kendaraan roda empat yang bisa ke sana dengan jenis dan kekuatan tertentu.

Pagi itu Bupati dan rombongan dijemput dengan kendaraan jenis Triton 4WD.  
Orang nomor satu di Muarojambi tersebut tidak memilih duduk di depan bersama sopir tapi malah berbaur dan duduk anteng di bak belakang mobil tersebut.

Bupati tanpa canggung duduk berdesakan di bak belakang mobil tersebut.
Bupati sejenak melepaskan embel-embel jabatannya sebagai orang nomor satu di Muarojambi dan bercengkrama bersama warga.

Hal ini patut menjadi apresiasi, bahwa meskipun memiliki jabatan seorang Bupati, Masnah tetaplah low profile dan selau ramah dengan warganya serta mudah berbaur.

Sambil menempuh perjalanan kurang lebih sejauh satu kilometer, Masnah pun mendengarkan cerita dan keluh kesah masyarakat Rantaumajo.
Sesampai di lokasi, Masnah pun disambut dengan kompangan dan juga karangan bunga oleh warga di sana. Bupati pun menyalami satu persatu warga di sana.

Sebelum sampai di lokasi, Bupati menyempatkan diri mampir di puskesmas pembantu di desa tersebut. Di mana, pada hari itu, salah satu warga Rantaumajo mendapat kemalangan.

Bujang (34) warga RT 8 desa tersebut, diketahui kesentrum listrik saat hendak mandi ke sungai. Belum diketahui secara pasti penyebab warganya tersebut sampai kesentrum.

Bupati pun sigap memerintahkan petugas kesehatan agar segera mengevakuasi warga tersebut ke rumah sakit.

Namun sayang, nyawa Bujang tak tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, turut berduka cita atas apa yang menimpa warga kita pagi ini yang mendapat kemalangan. Semoga almarhum husnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," kata Bupati yang usai acara langsung bertakziah ke rumah Bujang.

Bupati meminta kejadian ini tak lagi terulang. Warga dipinta untuk hati-hati dan waspada dan bisa meminta bantuan kepada ahlinya bila ingin memperbaiki peralatan yang ada berhubungan dengan listrik. "Semoga kejadian ini tidak terulang," kata Bupati.


Penulis: Sudir Putra
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments