Kamis, 14 November 2019

Bangun Pamsimas di 17 Desa


Senin, 04 November 2019 | 10:02:33 WIB


Kepala Dinas PU Kabupaten Muarojambi, Yultasmi
Kepala Dinas PU Kabupaten Muarojambi, Yultasmi / istimewa

SENGETI- Delapan Kecamatan di Kabupaten Muarojambi pada 2020 mendatang akan di realisasikan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas PU Kabupaten Muarojambi, Yultasmi.

Ia menyebutkan bahwa delapan kecamatan tersebut yakni Kecamatan Bahar Utara, Sungai Bahar, Maro Sebo, Kumpeh Ulu, Kumpeh. Selain itu, Pamsimas ini juga di peruntukan untuk di Kecamatan Bahar Selatan, Sungai Gelam dan Taman Rajo.

"Jadi ada 17 daerah yang akan di bangun Pamsimas. 12 daerah itu bersumber dari APBN sedangkan 5 itu sumbernya dari APBD," sebutnya, senin (4/11).

Sebelumnya diberitakan bahwa pelaksanaan program ini menggunakan anggaran dari pemerintah pusat atau Dana Alokasi Khusus (DAK) dan juga sharing dari Kabupaten Muarojambi. Untuk anggaran dari APBN di gulirkan sebesar Rp 6-8 miliar rupiah yang saat ini dalam tahap verifikasi.

"Untuk Pamsimas ini sendiri ada sekitar Rp 2,9 miliar. Ini sudah kita sampaikan ke bupati, kita harapkan memang ini berlanjut suport dari pemerintah pusat dan kita dari daerah," sebutnya

Ia menjabarkan bahwa untuk sumber dana dari APBN, wilayah Kecamatan Bahar Utara yang akan di bangun Pamsimas ada di tiga desa yakni Desa Bahar Mulya, Mulya Jaya dan Sumber Mulya. Untuk Sungai Bahar itu akan di bangun di Desa Panca Mulya dan Tanjung Harapan.

"Untuk Kumpeh Ulu itu banyak ada lima desa yaitu Lopak Alai, Kasang Kota Karang, Kasang Lopak Alai, Sakean dan Solok. Kecamatan Maro Sebo itu Tanjung Katung, untuk Kumpeh itu di Pematang Raman. Itu dari APBN dananya," ucapnya

Sementara itu untuk sumber dana dari APBD ada lima desa yang akan di bangun Pamsimas. Adapun desanya yaitu di Desa Tanjung Sari Kecamatan Bahar Selatan. Untuk Sungai Gelam berada di desa Kebun IX, Trimulya Jaya.

"Kemudian ada di Desa Tebat Patah kecamatan Taman Rajo dan Desa Sungai Bungur di Kumpeh," pungkasnya.


Penulis: Sudir Putra
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments