Kamis, 14 November 2019

Santunan Asuransi Jiwa 12 Jamaah Haji Meninggal Dunia Belum Disalurkan


Rabu, 06 November 2019 | 20:45:54 WIB


Kabid Haji Kanwil Kemenag Jambi H. Abdullah Saman saat memberikan keterangan pers terkait pembayaran santunan bagi jamaah haji yang meninggal dunia
Kabid Haji Kanwil Kemenag Jambi H. Abdullah Saman saat memberikan keterangan pers terkait pembayaran santunan bagi jamaah haji yang meninggal dunia / metrojambi.com

JAMBI - Pihak ahli waris dari 12 orang jamaah haji yang meninggal dunia pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 2019, belum menerima santunan asuransi jiwa dengan besaran masing-masing senilai Rp 18 juta. Ini dikarenakan adanya beberapa kendala teknis.
 
Kabid Haji Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jambi H. Abdullah Saman mengatakan, 12 orang itu dari total 21 jamaah haji yang meninggal dunia. Dimana 20 jamaah haji reguler dan satu orangnya jamaah haji khusus.

"Per jamaah yang meninggal dunia mendapat asuransi sebesar 18 juta. Dari 21 jamaah haji tersebut, baru 9 orang yang sudah menerima," ujarnya, Rabu (6/11/2019).

Dana asuransi yang dibayarkan oleh Asuransi Takaful itu, kata Abdullah, dikirimkan langsung ke rekening jemaah haji. Sedangkan untuk saat ini, dari total tersebut memang masih ada sekitar 12 jemaah haji lagi yang belum menerima asuransi, karena ada beberapa kendala teknis.

"Memang ada 11 jamaah ditambah satu jamaah haji khusus yang belum menerima. Jadinya 12 orang. Dikarenakan ada kendala teknis dan saat ini sedang diurus," ungkapnya.

Kendala tersebut antara lain adanya perubahan nomor rekening jamaah dari bank konvensional ke bank syariah.

"Dulu saat mendaftar mereka memakai bank konvensional tapi saat pelunasan berganti menjadi bank syariah. Selain itu ada juga yang terdapat perbedaan data, misal perbedaan huruf antara paspor dan nama yang tertera di rekening. Persoalan teknis dan ini sedang dalam proses," terang Abdullah.

Terkait hal ini, Saman menyebut pemerintah akan sesegera mungkin mencairkan asuransi kepada para jamaah ini. Diperkirakannya dalam waktu dekat semua data yang ada akan divalidkan dan para ahli waris jamaah bisa segera menerima asuransi tersebut.

"Pemerintah akan membayar itu secepatnya. Setelah urusan teknis tersebut selesai, akan langsung dikirim ke rekening," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments