Senin, 16 Desember 2019

Pengumuman Beasiswa Disdik Molor, Kadisdik dan Dewan Beri Keterangan Berbeda


Rabu, 06 November 2019 | 22:24:51 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI - Setelah direncanakan diumumkan pada 26 Oktober atau 10 hari lalu, hingga hari ini, Rabu (6/11/2019), beasiswa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi yang dikelola Dinas Pendidikan (Disdik) belum juga keluar, dengan alasan tak kunjung ditandangani oleh Gubernur Jambi Fachrori Umar.

Kepala Disdik Provinsi Jambi Agus Herianto mengatakan, belum diumumkannya penerima beasiswa Pemprov tersebut terkendala belum diteken Gubernur Jambi karena sedang tak berada Jambi.

"Tinggal tanda tangan oleh pak Gubernur. Kalau Gubernur ada tinggal teken dan kita umumkan hasilnya," ujar Agus saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Khairil menyebutkan hal berbeda. Menurutnya, kepala Disdik beralasan SK itu malah masih di tangan panitia seleksi (Pansel).

"Kepala Disdik akui salah di Pansel. Dia bilang Pansel, tapi saya tak tahu Pansel yang mana dia bilang begitu," ujar Khairil.

Khairil menegaskan, penerima beasiswa ini harus sesuai dengan Peraturan Gubernur (SMA/SMK dan Perguruan Tinggi). Dirinya pun akan menelusuri pengumuman beasiswa yang molor ini secara lebih lanjut.

"Di luar peraturan itu tak boleh menerima. Dah, cukup ini dulu (keterangannya), besok kita perdebatkan (rapatkan, red)," katanya.

Pantauan di situs resmi pengumuman beasiswa.disdik.jambiprov.go.id belum ada pengumuman peraih beasiswa Pemprov tahun 2019. Yang ada hanya pengumuman peserta yang lolos tahap 2 (verifikasi faktual) saja. Padahal direncakan di awalnya pengumuman penerima beasiswa ada pada tanggal 21 hingga 26 Oktober.

Sedangkan tahapan selanjutnya yakni penyiapan dokumen pencairan beasiswa pada akhir Oktober. Kemudian batas upload bukti surat pernyataan pejanjian dan pencairan dan pengambilan buku tabungan serta atm pada November 2019.

Setidaknya dalam beasiswa Pemprov tahun 2019 ini ada sekitar 685 beasiswa prestasi yang dibagikan untuk mahasiswa Perguruan tinggi asli Jambi. Dengan rincian diploma tiga sebanyak 75 orang (Rp5 Juta per orang), strata satu 80 orang (Rp5 Juta per orang), lalu ada pula strata satu khusus marbot sebanyak 20 orang (Rp5 Juta per orang). Kemudian strata dua 50 orang (Rp15 Juta perorang), dokter spesialis 10 orang (Rp100 juta perorang).

Sementara untuk SMA/SMK sudah diproses dari April yakni sebanyak 6.350 siswa. Beasiswa ini diajukan oleh sekolah berdasarkan frormulir prestasi belajar dan non akademik yang diisi siswa. Beasiswa ini dalam bentuk buku rekening tabungan langsung , sebanyak Rp1,2 Juta per orang, berbeda dari tahun sebelumnya yang hanya pemberian manfaat.

Bahkan untuk kuota 6.350 ini, juga termasuk untuk 350 siswa sekolah swasta berprestasi. Selain itu ada pula beasiswa bantuan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) yang diperuntukkan bagi siswa SMK Negeri. UKK sendiri merupakan syarat dari UN. Untuk UKK ini siswa SMK memperoleh Rp350 ribu, yang diperuntukkan bagi 10.850 siswa.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments