Selasa, 19 November 2019

Anggota TNI di Merangin Selamatkan Pelaku Begal Dari Amuk Massa


Kamis, 07 November 2019 | 20:41:18 WIB


Kopral Kepala Fauruk Basir saat mengamankan pelaku begal ke Mapolres Merangin
Kopral Kepala Fauruk Basir saat mengamankan pelaku begal ke Mapolres Merangin / istimewa

BANGKO – Seorang pria bernama Firdaus, Kamis (7/11/2019), nyaris menjadi sasaran amuk massa, usai melakukan aksi begal sepeda motor di Desa Nalo, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin.

Beruntung Firdaus berhasil diselamatkan oleh Kopral Kepala Fauruk Basir, anggota Unit Intel Kodim 0420/Sarko. Oleh Fauruk, Firdaus kemudian dibawa ke Mapolres Merangin guna proses lebih lanjut.

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, Firdaus melakukan aksi begal bersama dua orang rekannya. Namun nahas, saat melarikan diri sepeda motor yang dikendarai Firdaus kehabisan bahan bakar.

Karena dikejar warga, Firdaus lantas meninggalkan sepeda motor yang dibawanya, lalu bersembunyi di semak-semak di seputaran Jalan Lintas Sumatera.

Pada saat bersamaan, Kopral Kepala Fauruk Basir melintas di lokasi kejadian usai pulang dari menyerahkan bantuan ke panti asuhan. Saat itu, prajurit TNI yang akrab disapa Acil itu melihat warga berkumpul di pinggir jalan, namun tidak ada yang berani menangkap pelaku (Firdaus, red).

Acil pun kemudian masuk ke semak-semak untuk mencari keberadaan pelaku. Tidak lama kemudian, pelaku berhasil menangkap pelaku yang besembunyi di dekat rumpun bambu.

Melihat pelaku berhasil ditangkap, warga yang emosi lantas berupaya menghakimi pelaku. Namun dengan sigap Acil mengamankan pelaku dari amuk massa, lalu membawanya ke Mapolres Merangin.

"Awalnya saya baru pulang dari panti asuhan. Di jalan saya melihat warga sedang berkumpul, katanya ada begal. Naluri saya langsung bergerak membantu akhirnya saya dapatkan pelaku tengah bersembunyi di rumpun bambu," ujar Acil saat dikonfirmasi.

“Melihat warga mulai marah, pelaku langsung saya masukkan ke mobil saya, lalu saya bawa ke Polres Merangin,” kata Acil menambahkan.

Sementara itu, Firdaus saat ditanyai mengaku melakukan begal di Desa Nalo, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, bersama dua orang temannya yang bernama Sar dan Man, yang berhasil melarikan diri.

"Saya rampas motor milik tukang kayu bersama dua orang kawan saya, Sar dan Man. Tapi motor yang saya bawa kehabisan minyak. Dua kawan saya kabur, dan saya ditangkap tentara," ujar Firdaus di Mapolres Merangin.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments