Sabtu, 16 November 2019

Pamit ke Kebun, Warga Sabak Ilir Ditemukan Gantung Diri


Jumat, 31 Agustus 2018 | 15:07:36 WIB


Petugas kepolisian dari Polsek Muarasabak Timur saat melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian warga gantung diri
Petugas kepolisian dari Polsek Muarasabak Timur saat melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian warga gantung diri / metrojambi.com

MUARASABAK – Geger (73), warga Parit 7, RT 8 Kelurahan Sabak Ilir, Kecamatan Maurasabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 11.00 WIB, Jumat (31/8).

Kapolsek Muarasabak Timur AKP Suwito saat dikonfirmasi mengatakan, sekira pukul 08.00 WIB korban pamit kepada istrinya untuk pergi ke kebun memanen sawit. Saat itu, korban pergi dengan membawa sejumlah peralatan.

Tidak lama kemudian, istri korban, Lasmini, juga menyusul ke kebun untuk memanen pinang. Namun Lasmini tidak lama berada di kebun. Ia kemudian pulang untuk membeli sayuran di warung.

Sekira pukul 11.00 WIB, Lasmini pulang ke rumah usai berbelanja di warung. Saat itulah Lamini menemukan suaminya sudah tergantung di teras rumah. Korban diduga sengaja pulang ke rumah untuk melakukan aksinya itu.

“Melihat suaminya tergantung istri korban kembali ke warung untuk meminta pertolongan warga,” ujar Suwito.

Ditambahkan Suwito, awalnya para saksi masih melihat korban bergerak dan langsung diturunkan. Namun setelah dibawa ke dalam rumah dan dilakukan pemeriksaan, korban ternyata telah meninggal dunia.

Lebih lanjut Suwito mengatakan, jenazah korban lantas dibawa ke Puskesmas Muarasabak untuk dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan, korban dinyatakan murni bunuh diri.

“Korban diduga memang sengaja mengakhiri hidupnya. Untuk motif belum bisa dipastikan. Namun diduga karena prestasi akibat penyakit yang dideritanya tak kunjung sehat, malahan sering kambuh,” pungkas Suwito.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments