Sabtu, 16 November 2019

Lokasi Pengolahan Minyak Ilegal di Desa Batin Dikabarkan Milik Oknum Aparat


Senin, 17 Juni 2019 | 09:42:24 WIB


Terlihat sejumlah mobil pengangkut minyak ilegal di Desa Batin, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari
Terlihat sejumlah mobil pengangkut minyak ilegal di Desa Batin, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari / Metrojambi.com

MUARABULIAN - Tidak hanya di wilayah Kecamatan Muara Bulian, aktivitas pengolahan minyak hasil illegal drilling juga ditemukan di Desa Batin, Kecamatan Bajubang. Bahkan berembus kabar lokasi pengolahan minyak tersebut milik oknum aparat kepolisian.

Informasinya, oknum aparat tersebut berinisial ER. Dulunya ER bertugas di Polres Batanghari, namun sejak tahun 2018 sudah pindah ke Polda Jambi.

"Dio lah lamo punyo tungku, sejak dio di Batanghari. Sampe dio pindah ke Polda masih main minyak," ujar sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Disinggung dimana lokasi tempat pengolahan minyak hasil illegal drilling milik ER, sumber mengatakan di Desa Batin, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

"Di desa Batin tu nah, jalan Ness dekat pasar. Dari pasar biso jugo. Cuma orang tu buat jalan dewek sekarang," beber sumber.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen. Pol Muchlis AS saat dikonfirmasi mengatakan akan mencari tahu kebenaran oknum aparat kepolisian yang bermain minyak ilegal dan memiliki tungku minyak tersebut.

"Terimakasih atas informasinya. Akan kami cek informasi tersebut," ujar Kapolda Jambi via ponselnya.

Terpisah, Kapolsek Bajubang Iptu Elfian Yusran Ritonga, menanggapi hal tersebut mengatakan, Kamis (14/6/2019) lalu pihaknya melakukan sosialisasi terhadap bahaya illegal drilling di kantor Camat Bajubang.

"Sosialisasi itu dihadiri seluruh Kades di Kecamatan Bajubang. Intinya mereka setuju untuk dihentikan. Meski tanggapan mereka beragam. Tapi ini kan sudah jelas melanggar dan mereka harus taat. Karena di tempat itu kan masyarakat semua," kata Ritonga.

Ritonga menegaskan, bahwa tak ada lagi aktivitas pengolahan minyak ilegal di Desa Batin, Kecamatan Bajubang. "Iya, sudah berhenti. Tidak ada lagi aktivitasnya," pungkasnya.


Penulis: Chy
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments