Selasa, 10 Desember 2019

Balapan Sengit Terjadi di "Etape Cantik" TdS 2019


Jumat, 08 November 2019 | 17:54:02 WIB


Peserta Tour de Singkarak (TdS) saat melintasi etape VII Kayu Aro-Danau Kerinci
Peserta Tour de Singkarak (TdS) saat melintasi etape VII Kayu Aro-Danau Kerinci / metrojambi.com

 KERINCI - Balapan sengit terjadi pada "lintasan cantik" Kayu Aro-Danau Kerinci pada etape VII Tour de Singkarak 2019, Jumat.

Tiga pebalap tercepat memasuki finis mencatatkan waktu yang sama yaitu 1:50:06, namun hakim memutuskan pebalap Muhammad Ganjkhanlou dari Foolad Mobarakeh Sepahan menjadi pebalap tercepat pada etape itu.

Ia mengalahkan pebalap Akmal Hakim Zakaria dari tim Sapura Cycling pada posisi dua dan Jesse Ewart pada posisi tiga.

Meski menjadi yang tercepat, Muhammad Ganjkhanlou belum mampu memasuki zona 10 pebalap terbaik TdS 2019

Hingga balapan hari ke tujuh itu, Jesse Ewart masih menjadi yang terbaik dengan total waktu 26:43:25 sehingga masih berhak mempertahankan yellow jersey.

Sementara pebalap Philipina Ismael Jr Grospe yang semua diperkirakan akan bisa memanfaatkan dua tanjakan dalam etape itu, ternyata tidak dapat bersaing untuk kecepatan.

Ia tidak masuk dalam 10 pebalap tercepat dalam etape itu. Namun, tetap bisa mempertahankan polka dot jersey sebagai raja tanjakan. 66 poin yang dikumpulkannya belum bisa disaingi pebalap lain.

"Saya fokus untuk mempertahankan polka dot jersey ini. Bagaimanapun jenis tanjakan, saya akan berupaya sebaik mungkin jadi yang terbaik," katanya.

Etape VII Kayu Aro-Sungai Penuh, Jambi menjadi lintasan paling pendek pada Tour de Singkarak 2019 dengan panjang lintasan hanya 82,9 kilometer.


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments