Senin, 9 Desember 2019

Dapat Paket narkotika Dari Penghuni Lapas


Rabu, 08 Mei 2019 | 16:51:43 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

JAMBI – Tim Opsnal Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi, Sabtu (4/5/2019) lalu, menangkap empat orang pelaku tindak pidana narkotika. Penangkapan dilakukan di empat lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Muaro Jambi dan Kota Jambi.

Empat orang pelaku yang ditangkap adalah Bayu Bakti Ariawan (34) warga RT 07 Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, serta Julian (29) warga RT 05 Kompleks Pertamina, Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

Kemudian Fran Forel (33) warga RT 05 Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, serta Puput (27) warga RT 20 Kelurahan Mayang, Kecamatan Kotabaru, Kota Jambi.

Dari penangkapan keempat pelaku diamankan barang bukti berupa 4 paket besar diduga narkotika jenis sabu, 29 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu, 1 buah timbangan, 1 unit HP Cerry kecil warna hitam, 1 unit HP android merek Samsung warna coklat, 1 unit HP android merek Oppo warna putih, 1 unit HP android merek Asus warna hitam, 1 buah dompet, 1 buah baju kaos warna putih, 1 buah kaleng tempat rokok, 1 kotak rokok Sampoerna, serta 1 buah kotak rokok GG Mild.

Direktur Resnarkoba Polda Jambi Kombes Pol Eka Wahyudianta menerangkan, pada hari Rabu tanggal 1 Mei 2019 sekira pukul 15.00 WIB, Tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Jambi mendapat informasi dari masyarakat bahwa di RT 05 Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro jambi sering dilakukan transaksi narkoba.

Hasil penyelidikan, informasi tersebut ternyata benar adanya. Kemudian pada hari Sabtu tanggal 4 Mei 2019 sekira pukul 03.00 WIB, Tim Opsnal melakukan penangkapan terhadap Bayu di RT 05 Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Kemudian dilakukan penggeledahan di kediaman Bayu, dan didapati 5 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu di dalam kotak rokok GG Mild, yang berada di lantai kamar.

"Hasil interogasi, Bayu mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari Puput. Bayu juga mengetahui masih ada barang bukti yang dititipkan Puput pada Julian,” kata Eka, Selasa (7/5/2019).

Hasil pengembangan, sekira pukul 03.30 WIB Tim Opsnal melakukan penangkapan terhadap Julian di rumahnya. Dari hasil penggeledahan di lokasi penangkapan, ditemukan 4 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu.

"Barang bukti kita temukan di pelepah pohon kelapa belakang rumah pelaku dan 2 paket sedang yang diduga narkotika jenis sabu yang di dalam kaleng tempat rokok yang dibungkus oleh kaos warna putih yang ditimbun di dalam gua semut di belakang rumah pelaku," beber Eka.

Kemudian Tim Opsnal melakukan interogasi terhadap Julian, dan ia mengaku menerima titipan sabu dari Puput. Sehari sebelum penanglapan, kata Julian, Puput menginap di rumah Fran Forel.

Informasi dari Julian lantas dikembangkan. Sekira pukul 04.30 WIB, Tim Opsnal melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap seorang laki - laki yang bernama Fran di rumahnya. Hasil penggeledahan di sekitar TKP ditemukan barang bukti 18 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu di dalam kotak rokok Sampoerna, dan 1 buah timbangan di atas lemari kamar.

Selanjutnya Tim Opsnal melakukan interogasi dan menurut Fran, ia mendapatkan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu dan timbangan dari Puput. Frans juga mengaku disuruh Puput untuk menjual barang haram tersebut.

Kembali, Tim Opsnal melakukan pengembangan, dan sekira pukul 07.00 WIB dilakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap Puput di wilayah Kasang, Kota Jambi. Saat penangkapan Puput ditemukan 1 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu di dalam kantong celana sebelah kiri, dan 1 paket kecil yang diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus oleh plastik warna hitam yang di kubur di dalam tanah belakang rumah keluarga Puput.

Kepada petugas kepolisian yang melakukan penangkapan, Puput mengaku masih ada 2 kantong barang bukti sabu yang diletakkan di samping rumah Frans, dan pada saat diletakkan Frans tidak mengetahuinya. Selanjutnya Tim Opsnal langsung kembali ke rumah Frans didampingi Puput, untuk mengambil barang bukti.

"Hasil interogasi, diketahui jika pelaku mendapatkan barang haram tersebut dari E, yang berada di Lapas Jambi. Mereka berkomunikasi melalui handphone," ungkap Eka.

Guna proses lebih lanjut, saat ini pelaku beserta barang bukti diamankan di Ditresnarkoba Polda Jambi. "Kasusnya masih terus kita kembangkan,” pungkas Eka.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments