Sabtu, 6 Juni 2020

Provinsi Jambi Terima Bantuan FKBM Dari Kemenparekraf RI


Minggu, 10 November 2019 | 21:14:56 WIB


/ istimewa

JAMBI - Kucuran dana dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kereatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia ternyata mengalir kencang ke Provinsi Jambi. Tercatat, Jambi merupakan daerah dengan alokasi bantuan Fasilitasi Komunitas Budaya di Masyarakat (FKBM) terbanyak di Indonesia.

Bantuan ini pun dinilai sangat membantu seni tradisi yang ada di pelosok Jambi, untuk terus bertahan hidup di tengah keterbatasan dan arus zaman.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jambi Sri Purnama Syam mengatakan, bantuan ini sangat membantu ditengah sedikitnya alokasi dana Provinsi dan Kebudayaan untuk memelihara kebudayaan daerah.

"Kita tahun ini ada delapan bantuan FKBM, masing-masingnya dapat 100 juta dan sudah ditransfer ke rekening mereka," ujarnya, Minggu (10/11/2019).

Sanggar tersebut yakni Sanggar Ngagah Imo di Pulau Tengah, Kabupaten Kerinci, kemudian Sanggar Dayang Munarai, Kota Sungai Penuh, Sanggar Gerakan, Kabupaten Muaro Jambi bersakat di Jambi Tulo, dan Sanggar Rumah Buidayo Tabir Rumah Tua, Kabupaten Merangin.

Selanjutnya, Sanggar Seni Kota Jambi, Sanggar Seni Putri Begubang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan terakhir dua sanggar seni Paguyuban Jawa, yakni Paguyuban Kudalumping Ketemanggungan Rantau Rasau dan Kuda Lumping Buto Putrobirowo di Geragai.

"Artinya dengan bantuan FKBM ini sanggar seni bisa hidup, terlebih  sasaran bantuan ini untuk seni tradisi tidak boleh seni modern," ujar Ema.

Bantuan ini sendiri, kata Ema, bisa diperuntukkan untuk membeli peralatan musik kesenian tradisional, seperti gendang, kostum dan sondsistem. "Ini bentuk perhatian pemerintah karena biasanya seni tradisi di kampung mirisnya pernah hanya dibayar dengan nasi bungkus saja, kostum dan gendangnya sudah robek jadi untuk itulah bantuan ini. Memang di pelosok, karena di Kota Jambi sendiri ruang kreatifnya banyak dan mereka bisa dapat fee juga kan," jelasnya.

Sedangkan untuk daerah kabupaten yang belum memperoleh bantuan Ema menyebut ada beberapa seperti Kabupaten Bungo, Tanjung Jabung barat dan Tebo. Yang nantinya akan diusahakan juga pihaknya pada tahun depan.

"Syaratnya pertama proposal harus lengkap, dan juga bisa konsultasi ke kita, karena kebetulan kita juga verifikator pusat, jadi sasarannya kabupaten yang belum dapat kita prioritaskan," tandasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments