Kamis, 2 Juli 2020

Ini Penyebab Tertundanya Penerimaan CPNS Pemprov Jambi 2019


Senin, 11 November 2019 | 21:49:33 WIB


Sekda Provinsi Jambi M Dianto
Sekda Provinsi Jambi M Dianto / dok.metrojambi.com

JAMBI - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, termasuk di 11 kabupaten/kota di Jambi, hari ini, Senin (11/11/2019) resmi dibuka. Namun khusus di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, ditunda menjadi 2 kali pelaksanaan di tahun 2020 mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto mengatakan, alasan ditundanya penerimaan CPNS 2019 dikarenakan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) jumlah pegawai yang dibutuhkan belum terbaca di KemenPAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Kendalanya itu. Pemerintah pusat berpedoman dengan zero grup, berapa jumlah pegawai dan sudah pensiun, sehingga yang kita ajukan belum terbaca dan ditunda di 2020," sebut Dianto.

Meski demikian, Dianto menyampaikan Pemprov Jambi akan merekrut ulang CPNS pada tahun 2020 mendatang. Bahkan pelaksanaannya dilakukan dua kali, diperkirakan di bulan Februari dan Oktober.

"Saya sudah sampaikan kepada kepala BKD dan kepala Biro Organisasi, cepat itu dikonsultasikan. Insya Allah tahun depan kita dapat dua kali. Jadi pengganti dari tahun 2019 ini," ujarnya.

Sebelumnya, kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Husairi mengatakan, semua kewenangan dari Kemenpan-RB. Dimana pada tahun 2020 nanti akan ada dua kali penerimaan CPNS.

Kendati demikian, terkait kuota dan formasinya, Husairi menyebut seperti yang diajukan awal oleh BKD Provinsi Jambi. "Harus berdasarkan Batas Usia Pensiun (BUP) yang rata-rata mendekati 330 sampai 360 orang. Nah kemarin kita mengajukan 336 kalau tidak keliru saya," ujarnya.

Namun menurut Husairi, hal itu tidak menutup kemungkinan untuk adanya perubahan kuota maupun formasi nantinya. "Iya bisa saja. Nanti kami akan komunikasikan lagi dengan para SKPD. Sedangkan untuk anggarannya otomatis kami ajukan kembali di 2020," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments