Selasa, 10 Desember 2019

Zainal Ngaku Tak Terima Uang Pemberian Asiang


Selasa, 12 November 2019 | 15:59:02 WIB


Mantan anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019, Zainal Abidin
Mantan anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019, Zainal Abidin / dok/metrojambi

JAMBI - Mantan anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019, Zainal Abidin, mengaku menerima "uang ketok palu" terkait pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017.

Pengakuan tersebut disampaikan Zainal saat menjadi saksi dalam sidang kasus suap "uang ketok palu" pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 dengan terdakwa Joe Fandy Yoesman alias Asiang.

Politisi Demokrat itu mengaku hanya menerima "uang ketok palu" untuk pengesahan RAPBD tahun 2017. Sedangkan untuk RAPBD tahun 2018, yang uangnya berasal dari Asiang, Zainal mengaku tidak menerimanya.

"Tahun sebelumnya (pengesahan RAPBD 2017, red) ada menerima. Yang duit dari Asiang (pengesahan RAPBD 2018, red) saya tidak terima," kata Zainal.

Zainal yang juga menjadi tersangka dalam kasus ini menambahkan, untuk pengesahan RAPBD 2017 ia menerima uang Rp 200 juta dan Rp 175 juta.

Disebutkan Zainal, ia tidak mengetahui asal usul uang Rp 200 juta yang diterimanya. Ia hanya mengakan jika uang tersebut dipotong Rp 5 juta oleh Kusnindar (anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019).

"Kata Kusnindar (uang 200 juta, red) titipan ketua DPRD. Tapi dipotongnya. Kata dio untuk uang jalan," ungkap Zainal.

Adapun uang Rp 175 juta yang diterimanya, Zainal mengatakan uang tersebut khusus untuk anggota Komisi III. "(175 juta, red) khusus Komisi III," tandasnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments