Kamis, 26 November 2020

Jadi Widyaiswara Utama, BKD Proses Pemberhentian Dianto Sebagai Sekda Jambi


Rabu, 13 November 2019 | 15:08:04 WIB


Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto / dok/metrojambi

JAMBI – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jambi Husairi mengatakan, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi M Dianto dinyatakan lolos sebagai Widyaiswara tingkat utama. Dikatakan Husairi, hasil seleksi telah keluar sekira dua minggu yang lalu.

Dengan keluarnya hasil selekisi Widyaiswara tersebut, kata Husairi, maka secara otomatis Dianto harus mengundurkan diri dari jabatannya saat ini.

"Sekda (M Dianto, red) harus mengundurkan diri untuk mengubah jabatannya ke Widyaiswara itu," ujar Husairi melalui sambungan telepon, Rabu (13/11/2019).

Mengenai kapan Dianto mulai tidak menjabat lagi, Husairi menyebut jika saat ini Surat Keputusan (SK) pemberhentian Dianto sedang diproses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Nantinya, lanjut Husairi, akan ditunjuk Pelaksana tugas (Plt) untuk menggantikan Dianto. Namun untuk lelang jabatan Sekda Provinsi Jambi, Husairi belum bisa memastikan kapan akan dilaksanakan.

"Pasti di Plt kan. Siapa Plt nya nanti, tanyakan langsung ke Pak Gubernur, sebab itu kewenangan beliau. Tapi untuk waktu lelang belum," katanya.

Belum dipastikannya waktu pelelangan jabatan Sekda itu, menurut Husairi dikarenakan harus dianggarkan terlebih dahulu. "Anggaran jabatan Sekda belum tahu. Ini anggaran 2020 masih dibahas," tandasnya.

Untuk diketahui, Widyaiswara adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggung jawab, dan wewenang mendidik, mengajar dan/atau melatih Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Lembaga Diklat Pemerintah, yang diduduki oleh PNS dengan hak dan kewajiban yang diberikan secara penuh oleh pejabat yang berwenang.

Peran jabatan Widyaiswara Utama, wajib melakukan pembinaan terhadap Widyaiswara Madya, muda dan pertama. Selain tugas fungsional tersebut, Widyaiswara Utama juga melakukan penelitian dan analisis untuk pengembangan kediklatan.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments