Minggu, 15 Desember 2019

Pemkab Merangin Targetkan Populasi Sapi 1.000 Ekor per Tahun


Senin, 24 Juni 2019 | 14:14:47 WIB


Wabup Merangin H Mashuri memberi pengarahan pada apel kedisiplinan
Wabup Merangin H Mashuri memberi pengarahan pada apel kedisiplinan / Humas Merangin

BANGKO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin Dinas Peternakan dan Perkebunan menargetkan terjadinya penambahan populasi ternak sapi sebanyak 500-1.000 ekor per tahun.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Bupati Merangin H Mashuri pada apel kedisiplinan kemarin (24/6) di halaman depan Kantor Bupati Merangin. “Untuk mencapai itu perlu program khusus, agar angka yang ditargetkan bisa tercapai,” ujar Mashuri.

Program khusus yang diterapkan melalui upaya khusus setiap sapi induk wajib bunting, khususnya ternak sapi dan kerbau (UPSUS SIWAB). Dinama pada 2019 ini ditargetkan 2.500 dosis inseminasi buatan (IB/kawin suntuk).

Melalui 2.500 dosis inseminasi buatan itu, lanjut Mashuri, diharapkan 60 persen induk sapi yang ada, akan bunting sebanyak 1.500 ekor dan 70 persen akan lahir anak sapi sebanyak 1000 ekor sebagai penambahan populasi baru.

Bila angka itu bisa tercapai, Mashuri yakin hanya melalui dua kawasan peternakan Pamenang dan kawasan Hitam Ulu, Kabupaten Merangin bisa menjadi daerah pemasok atau menghasilkan sapi potong pada 2023 nanti.

Selain itu lanjut wabup, Kabupaten Merangin telah berhasil menurunkan pemotongan ternak ruminansia betina produktif sapi, sampai nol persen yang dilaksanakan di rumah potong hewan maupun tempat pemotongan lainnya.

Guna menunjang semua keberhasilan itu, diakui Mashuri, Kabupaten Merangin masih sangat kurang untuk lahan penggembalaan. Ia berharap para peternak dapat memanfaatkan lahan-lahan tidur sebagai kawasan pengembalaan ternak.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments