Sabtu, 18 Januari 2020

Punya Sejumlah Kader Potensial, Golkar Dinilai Bingung Tentukan Dukungan di Pilgub Jambi


Kamis, 14 November 2019 | 10:41:19 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

Setelah adanya hasil survei itu nantinya, lanjut Gordon, maka pihaknya berencana akan membuka penjaringan kandidat, mengingat Golkar tidak bisa mengusung calon sendiri, yang artinya harus berkoalisi.

"Kita tetap buka penjaringan, mungkin setelah Munas Desember nanti. Kita jemput bola sistem penjaringan, langsung ditanyakan ke masing-masing kandidat apakah mau ikut penjaringan atau tidak. Jadi bukan menunggu saja," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPD I Golkar Provinsi Jambi Sy Fasha menyampaikan jika sampai saat ini semua kader mempunyai peluang untuk diusung Golkar di Pilgub Jambi 2020.

"Kalau ada yang mengatakan sudah diusung dan lain sebagainya, saya akan mempertanyakan keabsahan siapa yang mengusung dan diusung," ujarnya.

Ditambahkan Fasha, Golkar adalah sebuah partai yang dimiliki bersama. "Kalau kadernya begitu di survei anjlok, tidak ada keharusan juga Golkar itu mengusung kader," ucapnya.

Sementara itu, pengamat politik Dori Efendi mengatakan, Golkar kemungkinan tidak akan buka penjaringan sebelumnya Munas Golkar dilaksanakan.

“Menurut saya survei akan dilakukan setelah ada ketua umum dan mereka sudah punya kader untuk diusung, makanya terjadi dinamika politik di bawah,” katanya.

Menurut dosen ilmu politik Fisipol Unja ini, suasana Golkar saat ini seakan kebingungan dalam menentukan kader terbaiknya untuk maju dalam Pilgub 2020.

Oleh karena itu, kata dia, sebagai partai 4 besar dengan 7 kursi di DPRD Provinsi Jambi, tentu ini menjadi modal besar untuk kadernya maju sebagai Cawagub. Pertanyaannya siapa yang bisa merangkul partai?


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments