Kamis, 23 Januari 2020

Punya Sejumlah Kader Potensial, Golkar Dinilai Bingung Tentukan Dukungan di Pilgub Jambi


Kamis, 14 November 2019 | 10:41:19 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

Pertama, negarawan partai. Partai kawakan patut disematkan kepada Golkar. Partai tua yang berpengalaman sudah tentu memiliki negarawan partainya sendiri di Provinsi Jambi. Oleh karena itu, empat kader terbaik Golkar haruslah meminta saran dan dengar pendapat dari sesepuhnya.

Kedua, Munas Golkar yang akan dilaksanakan pada awal tahun 2020 patut diperhitungkan kondisi ini karena setiap kader yang mau maju haruslah mampu merangkul. Pastinya pertarungan Golkar 1 akan memberi efek kepada rekomendasi partai.

Ketiga, rangkulan empat kader bukan saling memukul. Analogi dalam politik selalu mengatakan tidak ada musuh abadi. Namun, jangan lupa selalu ada pembunuhan karakter politik. Masih ingatkah kader-kader terbaik Demokrat yang hilang ditelan waktu. Pun begitu dengan rangkulan politik saling sindir antara Jokowi-Surya Paloh.

Jika keempat kader ini saling ngotot memajukan diri, maka dengan sendirinya mereka sedang melemahkan posisi Partainya sendiri.

Selain itu, para simpatisan mereka juga akan saling bertarung membenarkan diri untuk mengusung kandidat mereka. Kondisi ini akan menguntungkan kandidat dari partai lain yang sudan menyiapkan calonnya.

Jangan lupa diamnya PDIP bukan berarti mereka tidak menyiapkan calon internal mereka. Begitu juga dengan partai Gerindra.

“Jangan dikarenakan pertikaian empat pendekar golkar menjadikan politik transaksional semakin berkembang di Jambi,” sebutnya.

Apa pun paradok empat kader golkar ini Harus diketengahkan oleh kebijakan partainya yang rasional, bijaksana dan diterima legowo oleh kader-kadernya.

“Mungkinkah negarawan partai lahir di Golkar untuk menentukan salah satu pilihan yang dimajukan sebagai calon gubernur Jambi 2020?,” tandasnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments