Minggu, 15 Desember 2019

Agus: Manfaatkan TIK Secara Sehat, Kreatif dan Produktif


Jumat, 27 September 2019 | 09:09:58 WIB


Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Agus Herianto
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Agus Herianto / Dok/metrojambi.com

JAMBI- Arus globalisasi yang masuk ke Indonesia sudah tidak terbendung. Perkembangan teknologi yang semakin canggih, dunia kini memasuki era revolusi industri 4.0, yakni menekankan pada pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, dan lain sebagainya.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jambi Agus Herianto saat menutup Gebyar Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) 2019 menyebutkan, era revolusi industri 4.0 membawa dampak yang tidak sederhana. Ia berdampak pada seluruh aspek kehidupan manusia.

Termasuk dalam hal ini adalah pendidikan. Bidang pendidikan perlu merevisi kurikulum dengan menambahkan lima kompetensi peserta didik di era revolusi 4.0 ini, yaitu berfikir kritis, kreatif dan inovatif, terampil berkomunikasi, dapat bekerjasama dan berkolaborasi serta memiliki kepercayaan diri.

Menurutnya, Gebyar TIK ini digelar pada 22-25 September. Kegiatan ini, bentuk apresiasi kepada sekolah dan Guru SD, SMP dan SMA sederajat yang berdedikasi memajukan pendidikan di Provinsi Jambi dengan menyebarkan dan memanfaatkan TIK untuk pendidikan.

"Tujuannya adalah, mengaplikasikan teknologi TIK dalam bidang pendidikan, sebagai wadah kreatifitas peserta didik dan pendidik, meningkatkan mutu kompetensi dan daya saing melalui pemanfaatan TIK secara sehat, kreatif dan produktif," ujarnya.

Agus menyebutkan, tahun 2019 ini adalah kali ketujuh Disdik Provinsi Jambi melalui BTIKP melaksanakan Gebyar TIK dengan aneka kegiatan dan lomba  kreatif  berbasis TIK.

"Ini bukti, komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mewujudkan visi misi Jambi Tuntas 2019-2021 di bidang pendidikan melaui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang sehat, terdidik, berbudaya, agamis dan berkesetaraan gender," ungkapnya.

Khusus bidang BTIKP, kata Agus, punya PR yang harus dituntaskan terkait Gebyar TIK dan Ki Hajar Award tahun ini.

"Diantaranya mempersiapkan para juara kita yang akan berlomba ditingkat nasional Oktober mendatang. Di samping itu, saya juga telah berikan tugas khusus kepada kepala BTIKP untuk menyiapkan segala sesuatu terkait anugerah Ki Hajar bagi kepala daerah kita,’’ jelasnya.
Dinas Pendidikan sendiri, sejauh ini sudah mempersembahkan 4 kali anugerah Ki Hajar bagi kepala daerah yakni tahun 2012, 2013, 2014 dan 2016.

"Artinya kita absen selama 2 tahun mendapat anugerah tersebut. Tapi kita tidak pernah absen dalam membuat program dan mengalokasi anggaran untuk tik pendidikan di Provinsi Jambi," kata Agus.

Agus berharap, usai kegiatan ini para guru dan siswa segera mengimplementasikan program pendidikan dan pengembangan kreatifitas dengan pemanfatan TIK di lingkungan masing-masing.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments