Minggu, 15 Desember 2019

Sidang Anggota SMB Dibagi Beberapa Kelompok


Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:06:31 WIB


Muslim dan anggota kelompok SMB saat dilimpahkan ke jaksa beberapa waktu lalu
Muslim dan anggota kelompok SMB saat dilimpahkan ke jaksa beberapa waktu lalu / dok.metrojambi.com

 JAMBI - Muslim dan sejumlah anggota Serikat Mandiri Batanghari (SMB) yang terjerat kasus pengrusakan dan pengeroyokan di PT WKS, Batanghari, diagendakan menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Jambi, Rabu (16/10) besok.

Humas Pengadilan Negeri Jambi Yandri Roni, menjelaskan, Sidang rencananya akan dibagi menjadi beberapa kelompok seperti, perkara pemukulan anggota TNI, pengrusakan mess karyawan dua berkas perkara.

Kemudian, pelaku pembawa senjata tajam, berjaga di pos dan tindak pencurian. “Masing-masing akan dipimpin oleh majelis hakim berbeda," kata Yandri.

Untuk mempersingkat proses persidangan, rencananya sidang juga akan digelar pada hari Senin berikutnya. "Tersangkanya banyak. Hakim juga harus banyak, jadi selain Rabu, sidang juga akan digelar pada hari Senin, minggu depan," jelasnya.

Untuk diketahui, Muslim bersama anggota SMB lainnya melakukan pengrusakan dan pengeroyokan terhadap anggota TNI dan Polri yang bertugas memantau kebakaran hutan dan lahan. Bahkan kelompok SMB ini juga melakukan penyerangan di kantor Distrik VII PT WKS, yang berada di Desa Bukit Bakar, Kecamatan Renah Mendaluh, Kabupaten Tanjabbar.

Guna mengantisipasi kericuhan saat proses persidangan, Pengadilan Negeri (PN) Jambi, meminta bantuan pengamanan tambahan, dalam sidang kasus kerusuhan yang dilakukan kelompok Serikat Mandiri Batanghari (SMB).

“Pimpinan kita sudah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk mengamankan jalannya persidangan. Kita sama-sama berharap agar sidang berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Sementara Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Jambi, Lexy Fatharany menerangkan, perkara pengeroyokan SMB sudah dilimpahkan pada Jumat (14/10) ke Pengadilan Negeri Jambi.

“Yang dilimpahkan pertama dibagi per cluster mengingat saksi-saksi yang sama. Hari ini (kemarin, red) juga dilimpahkan beberapa perkara yang belum dilimpahkan,” jelasnya.

Kasus konflik lahan yang berujung pada penganiayaan oleh kelompok SMB kepada aparat ini, sempat membuat gempar warga Jambi. Terlebih tersebarnya video pemukulan dan pengancaman kepada anggota TNI dan polisi yang bertugas.

Sebelumnya, Muslim, pimpinan Serikat Mandiri Batangahri (SMB), dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (kejati) Jambi. Sejumlah barang bukti pun turut dilimpahkan, diantaranya senjata tajam, mobil, sepeda motor, beberapa unit komputer, hingga bambu runcing.

Muslim diperlihatkan barang bukti yang turut dilimpahkan. Ia pun membenarkan bahwa barang bukti tersebut masuk dalam perkaranya. Para tersangka dalam kasus ini, disangkakan pasal 170 KUHP jo pasal 160 KUHP dan pasal 363 KUHP Jo Pasal 160 KUHP.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments