Senin, 16 Desember 2019

Jaksa Agung, ST Burhanudin yang Baru Dilantik Ternyata Lama Bertugas di Jambi


Rabu, 23 Oktober 2019 | 10:48:40 WIB


ST Burhanudin
ST Burhanudin / istimewa

JAMBI – Presiden Joko Widodo atau Jokowi menunjuk ST Burhanudin menjadi Jaksa Agung pada Kabinet Indonesia Maju menggantikan H.M Prasetyo.

Dari informasi berbagai sumber, Jaksa Agung batu adalah kelahiran Cirebon dan dia sebelumnya menempati posisi Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Semasa kariernya di korps adhyaksa, ST Burhanudin dikenal saat terlibat dalam penanganan dan menangani perkara besar kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Yayasan Supersemar yang hingga kini eksekusi aset dengan nilai mencapai Rp4,4 triliun belum rampung.

Sebelum menjabat Jamdatun Kejaksaan Agung, Burhanudin juga sempat menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi di Sulawesi Selatan selama delapan bulan yaitu pada Oktober 2010-Mei 2011.

ST Burhanudin mengawali karirnya menjadi jaksa dengan mengikuti Pendidikan Pembentukan Jaksa pada tahun 1991. Kemudian, pada tahun 1999, peraih prestasi Satyalancana Karya Satya XX dari Presiden pada tahun 2007 tersebut ditunjuk menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bangko, Jambi.

Sejak tahun 1999, karir Jaksa ST Burhanudin juga terbilang moncer, usai menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Bangko, Jambi, ST Burhanudin menjabat jadi Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Jambi.

Selanjutnya, dia dirotasi menjadi Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi Nangroe Aceh Darussalam (NAD) baru kemudian diangkat menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap.

ST Burhanudin juga sempat menjadi Asisten Pengawasan pada Kejaksaan Tinggi Jawa Barat dan dikembalikan ke NAD untuk menjadi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi.

Memasuki tahun 2007, ST Burhanudin mendapat promosi jabatan menjadi Direktur Eksekusi dan Eksaminasi pada Jaksa Agung Muda Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung. Setahun kemudian, dia kembali mendapatkan promosi menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara pada 2008.

Setahun menjabat jadi Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara, pada 2009, ST Burhanudin kembali lagi ke Kejaksaan Agung dan dipercaya untuk memegang jabatan Inspektur V Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung.

Lalu, pada 2010, ST Burhanudin mendapat promosi jabatan kembali menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.

 


Penulis: Antara
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments