Senin, 16 Desember 2019

Ini Pertimbangan Empat SAD Terlibat SMB Dituntut Ringan


Selasa, 19 November 2019 | 14:14:48 WIB


Muslim dan anggota kelompok SMB saat dilimpahkan ke jaksa beberapa waktu lalu
Muslim dan anggota kelompok SMB saat dilimpahkan ke jaksa beberapa waktu lalu / istimewa

JAMBI – Empat warga Suku Anak Dalam (SAD) yang terlibat dalam kasus kekerasan bersama anggota Serikat Mandiri Batanghari (SMB), telah dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi.

Namun tuntutan terhadap empat terdakwa yaitu, Ninting, Syukur, Untung, dan Sopi, dinilai cukup ringan. Karena keempatnya yang dijerat dengan Pasal 170 ayat (2)ke-1 KUHP, dituntut 5 bulan penjara.

Menanggapi hal ini, Kasi Penkum Kejati Jambi Lexy Patharany menyebut tuntutan yang dibacakan oleh JPU itu melihat dari sisi kejadian dan asa praduga tidak bersalah, karena keempat terdakwa sebenarnya tidak mengetahui apa perbuatan mereka melanggar hukum.

“Mereka itu tidak tahu apa-apa, jadi ke tidaktahuan mereka digunakan sebagai alat untuk melakukan kejahatan, makanya  dituntut lebih ringan,” kata Lexy, Selasa (19/11/2019).

Namun tuntutan itu, tidak akan berlaku untuk Muslim. (Pimpinan SMB, red), dimana dia merupakan actor intelektual dari semua peristiwa yang terjadi, sehingga dapat dipastikan Muslim  akan dihukum seberat beratnya, sesuai hukum yang berlaku.

“Muslim itu akan berat hukumannya, karena dia yang mengatur semuanya, baik dari mengajak dan melakukan pengeroyokan dan pencurian, jadi akan ada hukuman yang setimpal,” sebutnya.

Lexy juga mengatakan, jika Hari ini, (kemarin, red) seharusnya di laksanakan sidang yang beragendakan putusan dari majelis hakim, namun itu gagal karena belum siap.

“Hakim masih mempelajari keterangan saksi dan peran terdakwa, jadi sidangnya terpaksa ditunda, karena masih dalam proses pertimbangan hakim,” tandasnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments