Senin, 16 Desember 2019

Bupati Merangin Raih Penghargaan Dari Kemenkes dan Kemendagri


Selasa, 19 November 2019 | 15:58:01 WIB


Bupati Merangin H Al Haris dan Wabup H Mashuri, kembali meraih penghargaan di tingkat nasional
Bupati Merangin H Al Haris dan Wabup H Mashuri, kembali meraih penghargaan di tingkat nasional / istimewa

BANGKO - Kabupaten Merangin di bawah kepemimpinan Bupati Merangin H Al Haris dan Wabup H Mashuri, kembali meraih penghargaan di tingkat nasional. Kali penghargaan diberikan oleh dua kementerian.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), menganugerahi H Al Haris penghargaan Swasti Saba Padapa, atas keberhasilan Pemkab Merangin dalam penyelenggaraan Kabupaten Sehat 2019.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan Mendagri Tito Karnavian, didampingi Menkes Terawan Agus Putranto pada acara yang berlangsung di Ruang Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Selasa (19/11/2019).

‘’Kabupaten Merangin dinilai tim dari dua kementerian ini, telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, sehingga lingkungannyapun kian sehat,’’ ujar Haris usai menerima penghargaan.

Sementara itu Menkes Terawan Agus Putranto berharap, agar momentum pemberian penghargaan dapat memberi manfaat dan pemahaman yang sama akan arah dan kebijakan pembangunan kesehatan di daerah.

‘’Program Kabupaten Kota Sehat (KKS) bertujuan agar tercapai kondisi kabupaten kota bersih, aman, nyaman dan sehat untuk dihuni dan sebagai tempat bekerja bagi warganya,’’ terang Terawan.

Caranya, lanjut Terawan, terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain, sehingga dapat meningkatkan sarana, produktivitas dan perekonomian masyarakatnya.

Perlu diketahui tegas Kemenkes, bahwa penghargaan KKS bukanlah sebuah lomba saja, tapi apresiasi Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah yang sudah menyelenggarakan KKS sesuai Peraturan Bersama Mendagri dan Menkes Nomor 34 tahun 2005 dan Nomor:1138/Menkes/PB/VIII/2005.

Sedangkan penyelenggaraan Program KKS tersebut, melibatkan banyak lintas sektor dan lintas program melalui tatanan dalam KKS. Setidaknya ada tujuh tatanan KKS yang diterapkan.

Ketujuh tatanan itu yakni, kawasan permukiman, sarana dan prasarana umum, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi, kawasan industri dan perkantoran sehat, kawasan pariwisata sehat, lawasan pangan dan gizi, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri, dan kehidupan sosial yang sehat.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments