Selasa, 25 Februari 2020

Ternyata, Ini Alasan Asiang Mau Pinjamkan Uang Hingga Miliaran Rupiah


Selasa, 19 November 2019 | 20:57:53 WIB


Joe Fandy Yoesman alias Asiang saat diperiksa sebagai terdakwa kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi, Selasa (19/11/2019)
Joe Fandy Yoesman alias Asiang saat diperiksa sebagai terdakwa kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi, Selasa (19/11/2019) / metrojambi.com

JAMBI – Pengusaha Joe Fandy Yoesman alias Asiang, Selasa (19/11/2019), diperiksa sebagai terdakwa dalam sidang lanjutan kasus suap “uang ketok palu” pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018.

Pengusaha Joe Fandy Yoesman alias Asiang sempat mencurahkan isi hatinya terkait perkara suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 yang menjerat dirinya. Asiang berkeluh kesah mengapa dirinya harus dipersalahkan dalam kasus ini.

Dalam persidangan, Asiang menyebut dirinya sering dimintai tolong oleh sejumlah pejabat Pemprov Jambi. Salah satunya Arfan, (mantan Plt Kadis PUPR Provinsi Jambi), yang meminjam uang Rp 5 miliar.

Sebagai mana diketahui, uang Rp 5 miliar tersebut dibagikan kepada anggota DPRD Provinsi Jambi terkait pengesahan RAPBD tahun 2018, yang berakhir dengan operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPP).

Asiang juga mengungkapkan jika ia pernah memberikan uang Rp 1,5 miliar kepada Budi Nurahman, saat yang bersangkutan menjabat Kabid Bina Marga Dinas PUPR Provinsi Jambi. Selain itu, Asiang juga ada meminjamkan mobil Toyota Alphard untuk Zumi Zola, yang saat ini merupakan Gubernur Jambi.

Ketika ditanyai jaksa mengenai alasan dirinya mau saja memberikan pinjaman uang dalam jumlah besar? Asiang mengatakan salah satu alasannya adalah karena pertemanan.

Selain itu, kata Asiang, ia juga tidak mau dipersulit saat berurusan. “Pertemanan. Lagian kalau tidak member takutnya nanti dipersulit (terkait pekerjaan, red),” kata Asiang.

Namun dirinya tidak merinci maksud pernyataan akan dipersulit tersebut. “Yang jelas, kami ini pengusaha. Maunya semua lancer,” tandasnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments