Minggu, 15 Desember 2019

Tersisa 1,5 Bulan, Serapan Anggaran Pemprov Jambi Masih 62,89 Persen


Kamis, 21 November 2019 | 11:10:33 WIB


Kepala Bakeuda Provinsi Jambi, Agus Pirngadi
Kepala Bakeuda Provinsi Jambi, Agus Pirngadi / Dok/metrojambi.com
JAMBI - Berdasarkan data dari Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Jambi, serapan anggaran di lingkup Pemprov Jambi hingga akhir Oktober 2019 baru mencapai 62,89 persen. Persentase ini adalah kegiatan yang sudah ada Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

Kepala Bakeuda Provinsi Jambi Agus Pirngadi yang ditemui di sela-sela rapat pembahasan anggaran 2020 bersama Banggar DPRD Provinsi Jambi, Rabu (20/11/2019), mengatakan total persentase tersebut adalah untuk belanja langsung maupun belanja tak langsung.

Dikatakan Agus, untuk proyek-proyek pengerjaan fisik, belum dicairkan semua. Karena proses pengerjaan masih berjalan, sehingga kebanyakan proyek tersebut baru pencairan uang muka saja.

"Kalau proyek-proyek itu kebanyakan baru uang muka. Bulan Desember nanti, baru finalisasi pencairannya," paparnya.

Dengan waktu yang tinggal sekitar 1,5 bulan lagi hingga akhir tahun, Agus mengatakan realisasi serapan anggaran tergantung pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Jambi.

Jika OPD bisa bersungguh-sungguh mengejar target realisasi tersebut, dirinya optimis realisasi anggaran bisa mencapai 90 persen."Bisa tercapai, kalau OPD sungguh-sungguh mengejar," katanya.

Hal ini juga disebabkan, karena kemungkinan masih ada kegiatan yang saat ini masih berproses di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Provinsi Jambi. Kegiatan-kegiatan tersebut, mungkin tidak terlalu bergantung terhadap keterbatasan waktu. Artinya, lanjut Agus, pengerjaannya bisa dilakukan dalam waktu singkat.

"Untuk mengejar itu, pelu keseriusan dan kecermatan. Kalau memang bisa, Insya Allah bisa 90 persen. Kalau tidak bisa dilakukan secara efektif dalam 1,5 bulan ini, mungkin agak sulit mencapai itu," ujarnya.

Ditanyakan mengenai OPD dengan serapan anggaran paling rendah maupun paling tinggi, Agus mengaku belum mengecek data. "Kalau itu saya belum cek lagi datanya. Nanti saya cek dulu," tandasnya.

Rina
 
 

Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments