Rabu, 20 Januari 2021

Buronan Kasus Pencabulan Bocah di Sumbar Ditangkap di Kerinci


Sabtu, 30 November 2019 | 16:47:30 WIB


Buronan kasus pencabulan bocah perempuan di Padang, Sumatera Barat berhasil ditangkap di Kabupaten Kerinci, Jambi
Buronan kasus pencabulan bocah perempuan di Padang, Sumatera Barat berhasil ditangkap di Kabupaten Kerinci, Jambi / metrojambi.com

KERINCI - Setelah menjadi buronan, pelaku pencabulan terhadap seorang bocah perempuan berinisial T (12), di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada pertengahan tahun 2018 lalu, Sabtu (30/11/2019), akhirnya berhasil ditangkap di Kabupaten Kerinci, Jambi.

Informasi yang berhasil dihimpun metrojambi.com, pelaku pencabulan terhadap bocah malang yang kini menderita kanker rektum stadium 4 tersebut ditangkap di Siulak oleh anggota Satreskrim Polresta Padang dibantu Polres Kerinci.

"Iya, pelaku pencabulan bocah di Sumbar pertengahan tahun 2018 lalu berhasil ditangkap di persembunyiannya di Kerinci," kata salah seorang warga Siulak.

Warga tersebut menambahkan, setelah ditangkap pelaku langsung dibawa ke Pos Polisi di Pasar Siulak. "Syukurlah sudah ditangkap, kasihan dengan korban, karena setelah kejadian pencabulan tersebut dia menderita kanker retrum stadium 4," sebutnya.

Sementara itu, Johan, warga Sumbar, mengapresiasi pihak Polresta Kota Padang dan mengucapkan terima telah menangkap pelaku pemerkosaan bocah di Sumbar ini.

"Alhamdulillah pelaku sudah ditangkap di Kerinci, terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penangkapan pelaku ini," ujarnya.

Sampai saat ini belum diketahui indentitas dan kronologis pengankapan pelaku di Kerinci, karena pihak Polsek dan Polres Kerinci belum bisa dimintai keterangan.

Untuk diketahui, setelah kejadian pemerkosaan tersebut, bocah yang berasal dari Air Pacah Kota Padang, Sumatera Barat ini didiagnosa mengidap kanker rektum stadium 4, karena korban kerap merasakan sakit di bagian kemaluan dan perut bagian bawahnya. Korban tak berani menceritakan kejadian pilu yang menimpanya pada orang tua karena diancam oleh.

Setelah orang tua korban mengetahui kejadian tersebut, kemudian membawanya ke bidan kenalannya. Setelah tahu T jadi korban pemerkosaan, ia langsung dibawa ke Rumah Sakit M Djamil. Di rumah sakit ini, korban menjalani opname selama 25 hari.

Dokter yang memeriksa kondisi Tiara menyebutkan bahwa korban mengidap kanker rektum. Bahkan levelnya sudah stadium empat. Tak hanya itu, dokter menemukan anus korban luka dan membengkak karena insiden memilukan yang menimpanya. Dokter juga mengatakan bahwa sperma pelaku pemerkosaan tertinggal dan menyumbat di anus korban.

Kondisinya yang parah sempat membuat korban koma dan tak sadarkan diri. Berbagai rangkaian pengobatan ditempuh untuk menyembuhkan Tiara, mulai dari kemoterapi hingga pembuatan lubang pembuangan di perut di perut korban.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments