Kamis, 28 Januari 2021

Gelar Razia Pekat, Polresta Jambi Amankan Diduga Pasangan LGBT


Sabtu, 30 November 2019 | 20:16:06 WIB


Petugas kepolisian yang tengah menggelar razia penyakit masyarakat saat memeriksa pengunjung salah satu tempat hiburan malam di Kota Jambi
Petugas kepolisian yang tengah menggelar razia penyakit masyarakat saat memeriksa pengunjung salah satu tempat hiburan malam di Kota Jambi / metrojambi.com

 JAMBI - Sejumlah tempat hiburan malam dan penginapan, Jumat (29/11/2019), dirazia Satuan Reskrim Polresta Jambi. Razia dalam rangka Operasi Pekat tersebut digelar guna menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Polresta Jambi.

Pantauan di lapangan, razia dimulai pukul 23.00 WIB. Personel yang terlibat dalam razia tersebut dibagi dalam dua tim.

Tim 1 awalnya mendatangi New Club 9 yang berlokasi di Kelurahan Wijaya Pura, Kecamatan Jambi Selatan. Petugas  kepolisian terlihat memeriksa identitas pengunjung dan melakukan tes urine.

Dari lokasi tersebut petugas kepolisian mengamankan dua orang pemuda karena diduga mengkonsumsi narkoba. Selain itu, juga diamankan 2 dus minuman beralkohol yang diduga tidak memiliki izin edar.

Selanjutnya, tim bergerak menuju Cafe VSOP. Namun dari tempat hiburan malam tersebut tidak ada yang diamankan pihak kepolisian.

Razia kemudian dilanjutkan di Hotel Mayang Sari yang berada di Kecamatan Pasar. Di hotel tersebut petugas mengamankan empat pasangan yang tidak dapat menunjukkan surat nilah.

Selain itu, petugas kepolisian juga mengamankan dua orang pemuda yang diduga pasangan LGBT. Salah seorang pemuda didapati petugas sedang tidak mengenakai pakaian, sedangkan seorang lainnya hanya mengenakan celana pendek.

Dari Hotel Mayang Sari tim bergerak menuju Hotel Bintang Timur yang masih berlokasi di Kecamatan Pasar. Di salah satu kamar hotel petugas kepolisian menemukan 4 orang remaja dan seorang perempuan.

Kanit Reskrim Polresta Jambi Ipda Esa Septa Aliyuha saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, razia dilakukan di New Club 9, Kolega, Cafe VSOP, Cafe Fellas, Alphin Kos, Hotel Mayang Sari, Hotel Bintang Timur, dan Hotel Surya.

Esa menyebutkan, ada lima.pasangan bukan suami istri yang terjaring petugas di Hotel Mayang Sari yang berlokasi di bilangan Pasar Jambi.

"Selain pasangan bukan suami istri kita juga mengamankan pasangan pria yang diduga memiliki hubungan LGBT," ungkapannya.

Dua orang pria tersebut berinisial F asal Kabupaten Sarolangun, dan AM asal Kota Jambi. "Mereka ini ada janjian terlibat hubungan sesama jenis, dan akan dilakukan pemeriksaan serta pembinaan," jelas Esa.

Lebih lanjut Esa mengatakan, juga akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap dua orang pria yang diduga mengkonsumsi narkoba.

"Razia akan terus dilakukan guna memberantas penyakit-penyakit masyarakat yang dapat mengganggu Kamtibmas," tandasnya.


Penulis: Novri
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments