Senin, 9 Desember 2019

Polda Jambi Tutup Puluhan Lubang Sumur Illegal Drilling


Senin, 02 Desember 2019 | 16:21:31 WIB


Salah satu sumur yang ditutup oleh Satgas Illegal Drilling
Salah satu sumur yang ditutup oleh Satgas Illegal Drilling / istimewa

JAMBI – Personel gabungan dari Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, TNI, dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi, sejak 26 November 2019 lalu melaksanakan operasi gabungan dalam rangka memberantas aktivitas illegal drilling. Operasi difokuskan di Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Sarolangun.

Lima hari pertama pelaksanaan operasi, tim gabungan fokus melakukan sosialisasi kepada para pelaku illegal drilling untuk tidak melanjutkan kegiatannya. Sementara itu mulai hari ini, Senin (2/12/2019), tim gabungan mulai melakukan tindakan tegas terhadap sumur illegal drilling yang masih beraktivitas.

“Mulai hari ini kita melakukan tindakan penegakan hukum. Sebelumnya kita telah melakukan sosialisasi agar mereka (pelaku illegal drilling, red), keluar dan buat surat pernyataan,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol Thein Thabero.

“Rabu (4/11/2019) lusa kita juga akan panggil pihak pemodal untuk buat surat pernyataan,” kata Thein menambahkan.

Lebih lanjut Thein mengatakan, setelah operasi berakhir pada 15 Desember 2019 nanti, akan dilakukan rapat untuk menindaklanjuti hasilnya. “Kemungkinan akan dibuat posko untuk pintu masuk ke lokasi (illegal drilling, red),” pungkasnya.

Thein juga mengungkapkan jika hari ini ada 80 lubang sumur illegal drilling yang ditutup. Sejauh ini, kata Thein, pihaknya sudah melakukan penutupan terhadap lebih kurang 200 sumur illegal drilling di Batanghari dan Sarolangun.

“Setiap hari tim gabungan Satgas Ilegal Drilling diperkirakan bisa menutup kurang lebih 50 sampai 75 lubang sumur minyak ilegal. Operasi akan dilaksanakan hingga 15 Desember nanti,” pungkasnya.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments