Senin, 19 Oktober 2020

Tim Gabungan Tutup 275 Sumur Illegal Drilling di Batanghari dan Sarolangun


Selasa, 03 Desember 2019 | 21:25:32 WIB


Salah satu sumur illegal drilling di yang ditutup tim gabungan dari kepolisian, TNI, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi
Salah satu sumur illegal drilling di yang ditutup tim gabungan dari kepolisian, TNI, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi / metrojambi.com

JAMBI – Tim gabungan dari kepolisian, TNI, kejaksaan, dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi, Selasa (3/12/2019), kembali melakukan penindakan terhadap aktivitas illegal drilling di Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Sarolangun.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol Thein Thabero menyampaikan, hari ini penertiban dilakukan terhadap 275 sumur illegal drilling. Thein mengatakan, 245 sumur diantaranya berada di wilayah Desa Bungku, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Sarolangun.

“Sisanya 30 sumur di Kabupaten Sarolangun,” ujar Thein.

Operasi penindakan dipimpin oleh AKBP Heru dari Polda Jambi, bersama Wadir Samapta Polda Jambi AKBP Rico, dan Kapolres Batanghari AKBP Dwi Mulyanto.

Namun sayangnya, kata Thein, dalam operasi tersebut tidak ada pelaku yang diamankan karena sudah terlebih dahulu melarikan diri membawa peralatan yang digunakan untuk melakukan aktivitas illegal drilling.

“Pelakunya sudah kabur semua. Barang-barang dan peralatannya sudah diangkut semua,” tandasnya.

Sehari sebelumnya, Senin (2/12/2019), tim gabungan juga menutup sebanyak 80 sumur illegal drilling di Kabupaten Batanghari dan Kabupaten Sarolangun.

Operasi penindakan terhadap aktivitas illehal drilling ini sudah berlangsung sejak 26 November 2019 lalu. Namun lima hari pertema pelaksanaan operasi, tim gabungan tidak langsung melakukan penindakan, melainkan terlebih dahulu melakukan sosialisasi agar para pelaku segera menghentikan aktivitasnya.


Penulis: Novri/Ikbal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments