Jumat, 3 Juli 2020

Pemkab Sarolangun Batasi Penerbitan SP2D Hingga 27 Desember


Rabu, 04 Desember 2019 | 08:29:47 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SAROLANGUN - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sarolangun menyampaikan kepada seluruh pihak yang berkepentingan dalam proses pencairan atas kegiatan di APBD murni 2019, untuk memperhatikan batas akhir pencairan. Pemkab Sarolangun membatasi 27 Desember nanti terakhir penerbitan SP2D.

"Tanggal 27 Desember 2019 terakhir pengeluaran Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) di bidang perbendaharaan atau tutup buku. Setelah itu tidak akan bisa dilakukan, alias hangus," kata Kepala bidang (Kabid) Perbendaharaan BPKAD Sarolangun, Ahmad Subhan, Rabu (4/12/2019).

Ia mengatakan, untuk itu pihaknya terakhir menerima bahan pencairan kegiatan APBD murni 2019 tanggal 17 Desember 2019. Kalau dana alokasi khusus (DAK) yang bersumber dari APBN tanggal 23 Desember 2019.

"Sebelumnya surat edaran Bupati Sarolangun tentang penyampaian surat perintah pembayaran ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah disampaikan per tanggal 11 November 2019 yang lalu," kata Subhan.

Sementara itu, dari seluruh proses tersebut pihaknya memperkirakan hingga saat ini kegiatan di APBD murni 2019 Sudah mencapai 80 persen lebih melakukan pencairan. Baik Fisik dan non fisik seperti pengadaan dan dana operasional kantor.

"Ini kita perkirakan untuk seluruh OPD. Yang masih banyak belum melakukan itu kegiatan di Dinas PU," ujarnya.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments