Senin, 19 Oktober 2020

Anggota DPRD Provinsi Jambi Apif Firmansyah Akui Ada 'Uang Ketok Palu' Pengesahan RAPBD


Rabu, 04 Desember 2019 | 12:36:28 WIB


Sidang lanjutan kasus suap \'uang ketok palu\' pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017 dan 2018 dengan terdakwa Zainal Abidin, Effendi Hatta, dan Muhamadiyah, Rabu (4/12/2019)
Sidang lanjutan kasus suap \'uang ketok palu\' pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017 dan 2018 dengan terdakwa Zainal Abidin, Effendi Hatta, dan Muhamadiyah, Rabu (4/12/2019) / metrojambi.com

 JAMBI - Anggota DPRD Provinsi Jambi aktif,  Apif Firmansyah, hadir ke persidangan sebagai saksi kasus suap 'uang ketok palu' pengesahaan RPABD Provinsi Jambi tahun 2017 dan 2018 dengan terdakwa Effendi Hatta, Zainal Abidin, dan Muhamadiyah.

Apif yang merupakan orang dekat mantan Guberbur Jambi Zumi Zola, mengakui adanya 'uang ketok palu' untuk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017. Namun pada awalnya ia mengaku tidak tahu.

"Waktu itu tidak paham. Tapi setelah diminta Pak Gubernur (Zumi Zola, red) menemui almarhum Pak Zoerman Manap, setelah pertemuan itu, Zoerman Manap meminta jatah uang untuk pengesahan," ungkap Apif di persidangan, Rabu (4/12/2019).

"Kata Pak Zoerman uang itu sudah budaya," ujarnya menambahkan.

Setelah itu, Apif Firmansyah melaporkan ke Gubernur Jambi Zumi Zola mengenai adanya permintaan 'uang ketok palu' tersebut.

"Bang (Zumi Zola, red), dewan minta uang pengesahan, kalau tidak dikasih tidak akan disahkan. Setelah itu Pak Gubernur bilang, 'gila ni Pif, mengapa dewan minta uang'," ungkap Apif. 


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments