Senin, 19 Oktober 2020

Saksi Iim Beberkan Aliran 'Uang Ketok Palu' Pengesahan RAPBD Jambi untuk Anggota DPRD


Rabu, 04 Desember 2019 | 13:18:55 WIB


Sidang pemeriksaan saksi suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017 dan 2018 dengan terdakwa Zainal Abidin, Effendi Hatta, dan Muhamadiyah di Pengadilan Tipikor Jambi, Rabu (4/12/2019)
Sidang pemeriksaan saksi suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017 dan 2018 dengan terdakwa Zainal Abidin, Effendi Hatta, dan Muhamadiyah di Pengadilan Tipikor Jambi, Rabu (4/12/2019) / metrojambi.com

 JAMBI - Muhammad Imanuddin alias Iim, mengaku tiga atau empat kali bertemu dengan Kusnindar (anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019), guna menyerahkan 'uang ketok palu' untuk anggota dewan terkait pengedahan RAPBD 2017.

Ini diungkap Iim saat menjadi saksi dalam sidang kasus suap 'uang ketok palu' pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017 dan 2018 dengan terdakwa Efendi Hatta, Zainal Abidin, dan Muhamadiyah, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Rabu (4/12/2019).

Menurut Iim, dari sejumlah anggota dewan periode 2014-2019 hanya Bambang Bayu Suseno (BBS) yang tidak menerima.

"Kenapa kok bisa tidak terima," tanya jaksa Iskandar Marwoto. 

Iim menjawab, BBS tidak dapat karena ia akan maju di Pilkada Muaro Jambi. "Jadi yang mau maju katanya jangan dikasih dulu. Jadi Pak BBS tidak dapat," kata Iim.

Namun untuk unsur pimpinan diserahkan kepada Chumadi Zaidi sebanyak Rp 200 juta. Hal ini diakui oleh Chumaidi, yang juga menjadi saksi di persidangan.

"Dua kali, yang saya ingat bulan Maret. Tapi benar ada dikasih, totalnya top," katanya.

Kemudian untuk AR Syahbandar Rp 600 juta. "Pertama saya yang ngasih 300 juta, kedua yang ngasih pak Dodi," ungkap Iim.

Selain itu, Iim juga mengaku menyerahkan uang Rp 200 juta untuk anggota dewan lainnya. Iim juga mengaku menyerahkan uang Rp 50 juta kepada Supriyono, anggota Fraksi PAN saat itu.

Hal ini diakui oleh Supriyono, yang juga jadi terpidana dalam kasus ini. "Iya, benar," ujar Supriyono, yang hari ini juga hadir sebagai saksi.

Iim sendiri mengaku diperintahkan oleh Apif Firmansyah, mantan orang dekat Gubernur Jambi Zumi Zola, yang kini menjadi anggota DPRD Provinsi Jambi.

Selain itu, Iim juga menyerahkan uang Rp 140 kepada terdakwa Zainal Abidin. Dikatakan Iim, uang itu diserahkan langsung kepada Zainal Abidi di rumahnya.

"Pak Zainal sendiri yang  menerima," kata Iim.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments