Selasa, 20 Oktober 2020

Sampaikan Suka Duka Sebagai Pendistribusi 'Uang Ketok Palu', Kusnindar: Selalu Ditagih


Rabu, 04 Desember 2019 | 15:53:35 WIB


Saksi kasus suap \'uang ketok palu\' pengesahan RAPBD Provinsi Jambi saat diperiksa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi, Rabu (4/12/2019)
Saksi kasus suap \'uang ketok palu\' pengesahan RAPBD Provinsi Jambi saat diperiksa dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi, Rabu (4/12/2019) / metrojambi.com

 JAMBI - Kusnindar, anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus suap 'uang ketok palu' pengesahaan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017 dengan terdakwa Zainal Abidin, Effendi Hatta, dsn Muhamadiyah, Rabu (4/12/2019), di Pengadilan Tipikor Jambi.

Di hadapan majelis hakim, Kusnindar mengatakan ikut mendistribusikan 'uang ketok palu' kepada anggota dewan, karena diminta tolong oleh Muhammad Imanuddin alias Iim.

Dalam persidangan, Kusnindar juga mengungkapkan suka dan dukanya dirinya saat membagikan uang kepada rekan-rekan sesama anggota dewan.

"Ada juga yang ngasih. Kadang saya pakai uang saya dulu. Setelah itu saya laporkan kepada Iim, ya itu kadang jatah saya jadi kurang," kata Kusninda.

Bahkan Kusnindar mengatakan gara-gara 'uang ketok palu' tersebut dirinya tak bisa ke kantor. Dikatakan Kusnindar, setiap ke kantor dirinya selalu ditagih oleh rekan-rekannya.

"Ini nanya mana untuk saya. Kalau belum ada ya saya bilang belum ada, dan memang belum ada," ungkapnya.

Kusnindar juga mengatakan jika Ketua DPRD Provinsi Jambi saat itu, Cornelis Buston, sempat meminjam uang kepada dirinya untuk keperluan operasi orangtuanya.

"Pak Cornelis minjam, minta bantu untuk operasi orangtuanya, ya saya kasih Rp 100 juta, tapi dikembalikan," katanya.

Cornelis yang juga dihadirkan sebagai saksi mengaku meminjam uang kepada Kusnindar. "Saat itu Kusnindar menyodorkan kwitansi, dan saya teken," ujar Cornelis.

Begitu juga dengan Muhamadiyah. Kusnindar mengaku Muhamadiyah meminjam Rp 30 juta kepada dirinya.

"Muhamadiyah juga minjam pakai, saya kasih 30 juta. Setelah duitnya (jatah Muhamadiyah, red) ada langsung saya potong sebagai gantinya," ujar Kusnindar.


Penulis: Sahrial
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments