Rabu, 21 Oktober 2020

Besaran 'Uang Ketok Palu' Ditentukan Almarhum Zoeman Manap, Apif: Beliau Wakil Rasa Ketua


Rabu, 04 Desember 2019 | 16:49:33 WIB


Sejumlah saksi saat diperiksa dalam sidang lanjutan kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017 dan 2018 dengan terdakwa Zainal Abidin, Effendi Hatta, dan Muhamadiyah, Rabu (4/12/2019), di Pengadilan Tipikor Jambi
Sejumlah saksi saat diperiksa dalam sidang lanjutan kasus suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017 dan 2018 dengan terdakwa Zainal Abidin, Effendi Hatta, dan Muhamadiyah, Rabu (4/12/2019), di Pengadilan Tipikor Jambi / metrojambi.com

 JAMBI - Anggota DPRD Provinsi Jambi Apif Firmansyah, Rabu (4/12/2019), dihadirkan sebagai saksi oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara suap 'uang ketok palu' pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017 dan 2018 dengan terdakwa Zainal Abidin, Effendi Hatta, dan Muhamadiyah.

Dalam keterannya di persidangan, Apif mengatakan jika besaran 'uang ketok palu' untuk anggota maupun pimpinan dewan telah ditentukam oleh almarhum Zoerman Manap, yang saat itu merupakan wakil ketua DPRD Provinsi Jambi.

"Beliau yang menentukan besarannya," kata Apif.

Namun saat ditanya jaksa KPK mengapa almarhum Zoerman yang menentukan, orang dekat mantan Gubernur Jambi Zumi Zola itu mengaku tidak mengetahuinya.

"Saya tidak tahu. Saya diminta Gubernur (Zumi Zola, red) berkoordinasi dengan beliau," ujar Apif.

Namun Apif mengatakan meski hanya menjabat sebagai wakil, namun Zoerman berperan seperti ketua.

"Beliau (almarhum Zoerman Manap, red) wakil rasa ketua," sebut Apif.


Penulis: Ikbal Ferdiyal
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments