Minggu, 20 September 2020

Survei Charta Politika, Fasha Paling Banyak Dipilih, Suara HBA Turun Karena Pernyataannya ke Publik


Kamis, 05 Desember 2019 | 18:57:07 WIB


/ metrojambi.com

 JAMBI - Lembaga survei Charta Politika merilis hasil survei yang mereka lakukan terhadap bakal calon (balon) gubernur 2020 dengan melihatkan koresponden 800 orang yang tersebar di seluruh kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi.

Hasilnya, nama Hasan Basri Agus (HBA) mantan gubernur Jambi ini berada di urutan pertama sebagai tokoh Jambi yang paling dikenal dengan 82,6 persen. Nama gubernur petahana Fachrori Umar berada di urutan dua dengan angka 67,9 persen.

Kemudian disusul nama Walikota Jambi, Sy Fasha di urutan ketiga dengan jumlah 55,9 persen. Namun saat ditanyakan jika pemilihan dilakukan hari ini, maka hasilnya nama Fasha berada di urutan pertama calon yang paling banyak dipilih.

"Pertanyaannya, jika hari ini pemilihan siapa yang paling banyak dipilih, hasilnya Fasha yang paling banyak dipilih dengan 16 persen kemudian diikuti HBA dan Fachrori Umar," ujar Muslimin, Direktur Riset Catra Politika dalam pers rilisnya di BW Luxury Hotel.

Muslimin menjelaskan kenapa Fasha paling banyak dipilih, padahal secara elektabilitas HBA jauh di atas, itu karena ada beberapa sebab. Di antaranya karena penegasan HBA yang tidak akan maju dalam Pilkada. Sehingga hal itu diketahui oleh publik dan mempengaruhi koresponden.

"Selanjutnya kami kerucutkan pertanyaan jika hari ini pemilihan dengan hanya lima calon saja. Yakni Fachrori, Cek Endra, Al Haris, Fasha, dan H Bakri. Hasilnya, Fasha masih lebih unggul," ucap Muslim.

Hasil survei, jika hari ini pemilihan dengan lima calon, Fasha unggul dengan 24,1 persen. Diikuti Fachrori dengan 17,1 persen, lalu  Cek Endra 13,1 persen, Al Haris 12,0 Persen, H Bakri 5,6 persen. Margin eror untuk survei sendiri diangka 3,47 persen.

Namun menurut Muslimin, angka ini masih berpaling berubah mengingat masih ada waktu delapan lagi. "Ini masih berpotensi berubah, mengingat waktu yang masih lama, masih ada 8 bulan lagi," tandasnya.


Penulis: Sahrial
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments