Sabtu, 18 Januari 2020

November 2019, Kota Jambi dan Muara Bungo Alami Deflasi


Jumat, 06 Desember 2019 | 10:40:01 WIB


Ilustrasi
Ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Pada bulan November 2019, Kota Jambi mengalami deflasi sebesar 0,16 persen dan Muara Bungo deflasi sebesar 0,51 persen.

Deflasi di Kota Jambi terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada empat kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,81 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,20 persen.

Kelompok sandang sebesar 0,01 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,07 persen.

Sementara deflasi di Muara Bungo terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada empat kelompok pengeluaran yaitu kelompok bahan makanan sebesar 2,09 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,07 persen.

Kelompok sandang sebesar 0,10 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,27 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jambi Dadang Hardiwan mengatakan, jika dirincikan, deflasi tersebut didorong karena adanya penurunan harga nila, kacang panjang dan cabai merah.

"Deflasi Kota Jambi pada November didorong oleh penurunan harga sejumlah komoditas pokok karena melimpahnya pasokan," ujarnya, Jumat (6/12/2019).

Menurut Dadang, selain penurunan harga cabai merah dan nila, sejumlah komoditas lainnya juga turut menyumbangkan deflasi yaitu ketimun, keramik, daging ayam ras, sawi hijau, cabai rawit, kangkung, dan kentang.

Sementara deflasi yang terjadi di Kota Muara Bungo dikarenakan komoditas kentang, cabai rawit dan daging ayam ras. "Ditambah juga oleh komoditas lainnya, kacang panjang, terong panjang, angkutan udara, bayam, ketimun, serai dan emas perhiasan," jelasnya.

Dadang mengatakan, pada November tahun 2019 baru terjadi deflasi. Sementara pada November sebelumnya tidak. Laju inflasi di Jambi cukup terkendali dengan posisi di bawah 3,5 persen sesuai dengan target nasional.

Diketahui, pada November 2019, dari 23 kota di Sumatera, lima di antaranya mengalami inflasi dan 18 mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Metro sebesar 0,36 persen dan terendah di Lhoukseumawe sebesar 0,02 persen.

Sementara deflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,06 persen dan terendah di Batam 0,01 persen. Sedangkan Kota Jambi menduduki urutan ke-13 dan Kota Muara Bungo pada urutan ke-20 se-Sumatera.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments