Kamis, 23 Januari 2020

Gubernur Harap Dharma Wanita Tingkatkan Sinergitas Dengan Program Pemerintah


Senin, 09 Desember 2019 | 16:45:04 WIB


/ Humas Provinsi Jambi

JAMBI - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Drs.H.M.Dianto,M.Si pada Peringatan HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-20 Tingkat Provinsi Jambi, Senin (9/12), di Aula Dinas Perhubungan Provinsi Jambi mengharapkan DWP meningkatkan sinergitas program dan kegiatan dengan program pemerintah, dan organisasi DW dapat dijadikan media untuk mensejahterakan masyarakat Jambi demi terwujudnya Jambi yang lebih Tertib, Unggul, Nyaman, Tangguh, Adil dan Sejahtera (TUNTAS). Hadir pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK sekaligus Penasehat DWP Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori, Ketua DWP Provinsi Jambi Hj.Netta Aryani Dianto.

Gubernur menjelaskan bahwa dengan peringatan HUT ke-20 DWP, DWP dapat menapak perjalanan ke masa depan dengan penuh keyakinan. "Masa lalu adalah sebuah cerminan objektif ke tempat mana kita bisa berkaca diri. Dari cermin masa lalu itulah kita dapat mengetahui sudah sampai dimanakah kita dari keseluruhan perjalanan panjang yang telah kita jalani, apa saja yang telah kita perbuat, keberhasilan apa saja yang telah kita raih, permasalahan apa yang kita hadapi, serta kelemahan apa yang mungkin kita temui selama ini. Berbekal kesadaran dalam merenungkan perjalanan masa lalu tersebut kita dapat merumuskan tentang kebijakan dan kiat-kiat apa yang seharusnya kita laksanakan, untuk menapaki perjalanan ke masa depan yang penuh tantangan dan rintangan," ujar Fachrori.

Gubernur menyatakan, organisasi Dharma Wanita Persatuan memiliki kekhususan dengan organisasi lainnya. Kekhususan tersebut ditandai dengan kedekatan organisasi ini dengan unsur penyelenggara negara dalam hal ini Aparatur Sipil Negara, terutama dalam mengisi perpanjangan tangan dari berbagai kebijakan pemerintah di bidang kesejahteraan masyarakat maupun dalam mendorong pengembangan gender di lingkungan pemerintah, serta yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan dari pusat sampai ke daerah dalam koridor jajaran penyelenggaraan pemerintah," ungkapnya.

Sekda Provinsi Jambi Drs.H.M.Dianto,M.Si dalam sesi wawancara menyampaikan bahwa Dharma Wanita harus bisa mengikuti perkembangan zaman era revolusi industri 4.0. "Di Jambi kita memperingati hari ulang tahun Dharma Wanita persatuan yang ke-20, tapi kalau di pusat tanggal 7 Desember. Dharma Wanita ini disampaikan Ketua Umum dalam sambutannya harus memperkuat diri karena Dharma Wanita ini adalah pendamping ASN apalagi pada level yang tinggi dharma wanita adalah pendamping para suaminya yang ASN. Oleh karena itulah mereka harus tahu karena mereka juga harus memberikan support, memberikan saran dan pemikiran kepada para suami, apalagi suami berada pada tempat-tempat strategis. Jadi salah satu supporting para istri yang tergabung dalam Dharma Wanita ini adalah disamping ilmu pengetahuannya, mengurus rumah tangga, juga menjadi kawan yang paling dekat pada suami untuk memberikan masukan, sumbang dan saran kepada para suami agar suami itu bekerja yang sesuai dengan ketentuan, sesuai dengan peraturan dan tidak menyalahi ketentuan," ujar Sekda.

Sekda mengatakan, pada hari yang bertepatan dengan Hari Anti Korupsi Internasional mengingatkan kepada semua orang untuk tidak melakukan tindakan korupsi. "Apalagi hari ini di pusat sedang diadakan peringatan hari anti korupsi internasional, seluruh gubernur, seluruh menteri, seluruh lembaga pemerintahan diundang untuk memperingatinya. Dan anggota Dharma Wanita adalah orang yang paling dekat dengan para suaminya, apalagi suami itu sedang menjabat, jadi supporting istri itu baik, terlebih istrinya itu punya ilmu pengetahuan agama, inilah yang bisa membimbing para suami yang saat ini memegang jabatan, terutama jabatan-jabatan yang strategis, artinya istri memiliki kewajiban untuk mengingatkan para suami untuk bertindak tidak melanggar hukum," terang Sekda.

Ketua TP PKK sekaligus Penasehat DWP Provinsi Jambi, Hj.Rahima Fachrori memberikan ucapan selamat kepada DWP yang memperingati hari jadinya, sekaligus berharap DWP dapat bekerja lebih baik, dan DWP dapat menjadi partner pemerintah dalam mensejahterakan masyarakat, dan membantu mewujudkan Jambi TUNTAS 2021," ungkap Rahima.

Ketua DWP Provinsi Jambi, Hj.Netta Aryani Dianto menyampaikan, DWP Provinsi Jambi telah melakukan berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat. "DWP Provinsi Jambi terus melakukan perbaikan dan meningkatkan pengetahuan dan wawasan dari anggota DWP. Pada HUT ke-20 ini kami telah melakukan banyak kegiatan seperti bakti sosial yaitu donor darah, pemeriksaan kesehatan,dan DWP berbagi. DWP terus bekerja optimal sebagai mitra strategis pemerintah untuk suksesnya pembangunan nasional. DWP Provinsi Jambi juga melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat diantaranya program DWP Jumat berbagi, yaitu dengan memberikan bingkisan bagi masyarakat kurang mampu seperti kepada para petugas kebersihan, pengemis. Ini sebagai bentuk kepedulian kami," ujar Netta Aryani.

Netta Aryani Dianto juga menegaskan bahwa anggota DWP Provinsi Jambi tidak akan melakukan tindakan yang dapat menjerumuskan para suami ke dalam tindakan yang melanggar hukum. "Pada peringatan HUT yang bertepatan dengan Hari Anti Korupsi saya menegaskan bahwa anggota Dharma Wanita diharapkan selain melakukan pengembangan diri, dan menambah wawasan juga dapat menjadi partner dari para suami dalam bekerja sebagai ASN dan tidak melakukan tindakan yang dapat menjerumuskan para suami ke dalam tindakan melanggar hukum seperti tindakan korupsi," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Pusat, Wien Ritola Tasmaya dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Ketua DWP Provinsi Jambi Hj.Netta Aryani Dianto menyatakan bahwa organisasi DWP dalam proses menuju organisasi yang profesional sebagai mitra strategis pemerintah yang simpatik dengan tetap memperhatikan tujuan organisasi, yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan anggota serta memelihara persatuan dan kesatuan bangsa.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments