Jumat, 5 Juni 2020

H Bakri Minta BPJN Tegur Kontraktor dan Konsultan Pengawas Proyek Preservasi Jalan Sungai Penuh-Letter W


Senin, 09 Desember 2019 | 20:49:48 WIB


Salah satu lokasi kerusakan pada proyek preservasi jalan nasional Sungai Penuh-Letter W yang mengalami kerusakan
Salah satu lokasi kerusakan pada proyek preservasi jalan nasional Sungai Penuh-Letter W yang mengalami kerusakan / metrojambi.com

KERINCI – Anggota DPR RI dapil Jambi, H Bakri, ikut angkat bicara terkait buruknya kualitas pengerjaan proyek preservasi jalan nasional Sungai Penuh-Letter W, dimana baru beberapa bulan selesai dikerjakan proyek tersebut sudah mengalami kerusakan.

H Bakri saat dimintai tanggapannya sangat menyanyangkan proyek tersebut dikerjakan asal jadi. Bahkan politisi PAN itu telah meminta pihak PT Aurora Mitra Prakrsa selaku kontraktor pelaksana untuk segera memperbaikinya.

"Kita minta pihak kontraktor untuk segera memperbaikinya, karena waktunya masih ada dan proyek tersebut masih dalam pemeliharaan. Jika lewat bulan Desember ini, tidak bisa lagi," kata H Bakri, Senin (9/12/2019).

Selain itu, H Bakri juga minta pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IV Jambi atau Satuan Kerja (Satker) terkait untuk menegur pihak kontraktor. "Saya minta kepada Kepala Balai dan Satker untuk benar-benar melakukan pengawasan, jangan cuma sekedar turun saja," tegasnya.

Anggota DPR RI tiga periode itu juga mempertanyakan apakah konsultan pengawas yang ditunjuk untuk melakukan pengawasan mengerti dan sudah teliti dalam melakukan pengawasan.

"Dana APBN yang dikucurkan oleh pemerintah pusat ini adalah uang masyarakat Kerinci. Jadi masyarakat harus menikmati jalan yang bagus, bukan yang buruk seperti ini. Satu sen uang pun harus dipertanggungjawabkannya," ujarnya.

Lebih lanjut, anggota Komisi V DPR RI yang membidangi masalah infrastruktur itu meminta agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa yang akan datang. Untuk itu, ia meminta kepada kontraktor untuk melaksanakan pekerjaan sesuai spesifikasi yang telah ditentukan.

"Kerjakan lah sesuai dengan spek, jangan main-main dengan uang negara," pungkasnya.
 
Untuk diketahui, proyek preservasi jalan nasional Sungai Penuh–Letter W yang dikerjakan oleh PT Aurora Mitra Prakarsa tersebut memiliki nilai Rp. 16.209.168.000. Namun baru selesai dikerjakan, jalan tersebut sudah mengalami kerusakan.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments