Rabu, 12 Agustus 2020

Gubernur Audiensi Bersama Mentan, Bahas Pertumbuhan Ekonomi di Jambi


Selasa, 10 Desember 2019 | 11:51:38 WIB


Gubernur Jambi Fachrori Umar bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Burhanuddin Mahir, melakukan audiensi dengan Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo
Gubernur Jambi Fachrori Umar bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Burhanuddin Mahir, melakukan audiensi dengan Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo / Rina

JAMBI - Gubernur Jambi Fachrori Umar bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Burhanuddin Mahir, melakukan audiensi dengan Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Limpo, guna membahas peningkatan pertumbuhan ekonomi, Senin (9/12/2019) kemarin, di Kantor Kementan Jakarta.

Karo humas dan protokol Setda Provinsi Jambi Johansyah menyampaikan, hasil audiensi tersebut yaitu pembangunan pertanian di Provinsi Jambi diupayakan fokus pada Ekspor hasil pertanian terpadu (tanaman pangan, perkebunan dan peternakan).

"Kemudian penggunaan pupuk organik dengan budidaya ternak sapi dan ternak lainnya, memanfaatkan Kredit Usaha Rakyat untuk permodalan petani," ujarnya, Selasa (10/12/2019).

Selanjutnya, menyusun konsep peningkatan pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi dari 4,5 % menjadi > 5 % membangun pertanian dengan permanen system yaitu memanfaatkan lingkungan secara optimal untuk menghasilkan produksi dan produktivitas pertanian berorrientasi ekspor.

"Provinsi Jambi juga dikenal penghasil Nanas, untuk meningkatkan produksi dan produktivitas diupayakan integrasi dengan ternak sapi, berikan bantuan mesin pencacah untuk makanan ternak, dan dibangun industri hilir pengolahan nanas. Dan pembangunan tanaman pangan diupayakan menjadi lumbung padi," bebernya.

Johansyah mengatakan, pada kesempatan audiensi tersebut, Gubernur juga mengundang Mentan untuk mengunjungi Jambi dan Mentan bersedia hadir pada bulan Januari 2020 mendatang. Mentan pun meminta lokasi yang dikunjungi adalah tempat pembangunan pertanian terpadu.

"Jambi akan mempersiapkan lokasi alternatif, yaitu di tempat Lokasi Replanting kelapa sawit integrasi tumpangsari tanaman pangan, pertanian keluarga, peternakan dan perikanan. Oleh karenanya, diminta kepada Kepala OPD lingkup pertanian berkoordinasi dengan Dirjen terkait untuk menyusun rencana konkrit untuk 5 tahun ke depan," pungkasnya.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments