Kamis, 23 Januari 2020

Tolak Hasil Pilkades, Masyarakat Simpang Tiga Kembali Gelar Aksi di Kantor Walikota Sungai Penuh


Selasa, 10 Desember 2019 | 16:09:36 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

SUNGAIPENUH - Masyarakat Desa Simpang Tiga, Kecamatan Hamparan Rawang, Kota Sungai Penuh, Selasa (10/12/2019), kembali mengelar aksi damai di depan kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Sungai Penuh. Mereka meminta hasil Pilkades pada 20 Oktober 2019 lalu dibatalkan.

“Kami dari utusan masyarakat Desa Simpang Tiga, Kecamatan Hamparan Rawang meminta kepada Pemerintah Kota Sungai Penuh untuk mengambil sikap tegas terhadap hasil pilkades yang dinilai terjadinya kecurangan,” kata Ares selaku koordinator lapangan.

Dalam orasinya, mereka menyebutkan pelaksanaan pilkades bertentangan dengan Perwako Sungai Penuh, yakni pada surat suara dan absensi kehadiran pemilih.

“Dan hal ini dibuktikan dengan adanya pengakuan dari pihak panitia. Bahwa hasil pungumutan suara tidak sama dengan hasil perhitungan di TPS,” ungkapnya.

Tidak lama berorasi beberapa utusan demonstrasi diterima masuk dan langsung melakukan audiensi yang diterima oleh Kadis Pemdes dan Kabag Hukum, Kabid Pemdes, yang dihadiri oleh pihak Kepolisian.

“Pada saat audiensi bersama di ruang pola kantor Walikota Sungai Penuh kita mempertanyakan tentang peraturan yang mengatur soal Perwako,” jelasnya.

Selain itu lanjutnya, massa juga melontarkan adanya pengakuan kecurangan yang terjadi didalam pengumutan suara. “Kami juga menyampaikan adanya kecurangan yang terjadi. Dan hal ini diakui oleh pihak panitia. Apakah boleh bertentangan dengan Perwako,” sebutnya.

Menanggapi yang disampaikan oleh massa aksi melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Kota Sungai Penuh, Syahran Efendi melalui Kabid Pemdes Zaini berjanji akan mengkaji ulang.

“Kita sudah mengundang semua pihak-pihak. Pertama kita panggil panitia tingkat desa sekitar 4 November 2019 setelah pelimpahan dari camat. Dan tim kota memfasilitasi pertemuan. Setelah itu kami juga mempertemukan semua pihak-pihak panitia dan calon yang bersangkutan,” jelas Zaini.

Dalam pertemuan tidak menemukan kata mufakat. Dan bila tidak menemukan kata mufakat Walikota Sungai Penuh akan membuat keputusan sesuai Perundang-Undangan yang berlaku.

“Saat ini panitia tingkat kota sedang menyimpulkan dari laporan dan data -data di lapangan. Setelah kami analisa data dan fakta di lapangan hasil laporan nanti akan kami sampaikan kepada bapak Walikota Sungai Penuh,” terangnya.

Sementara itu, massa juga berjanji akan melakukan aksi damai lagi bilamana keputusan yang dikeluarkan tidak berpihak kepada rakyat. “Kita akan melakukan aksi lagi jika keputusan tidak berpihak kepada kebenaran,” tukasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments