Sabtu, 19 September 2020

Kualitas Lebih Terjamin, Dinas TPHKP Ingin Berdayakan Penangkar Benih Lokal


Rabu, 13 November 2019 | 11:10:26 WIB


ilustrasi
ilustrasi / dok/metrojambi

MUARATEBO - Kejadian puso dan kekeringan ratusan hektare persawahan kelompok tani belum lama ini menjadi perhatian Dinas TPHKP Tebo.

Meskipun benih-benih yang didistribusikan ke petani di Tebo dari bantuan APBN, namun dinas tersebut berkeinginan untuk mengadakan benih daerah dengan pola mandiri, sehingga ada keterjaminan kualitas benih yang diterima petani.

”Dengan begitu justru membantu pemberdayaan penangkar di daerah. Meskipun anggaran disiapkan dari pusat, tapi dana pusat itu bisa dinikmati di daerah-daerah,” kata Plt Kadis TPHKP Kabupaten Tebo H. M. Ziadi, Rabu (13/11/2019).

Ia mengatakan, menyangkut kualitas benih sudah ada petugas yang melaksanakan uji kualitas dan labelisasi yang dapat disesuaikan dengan keinginan produksi beras petani daerah.

Memasuki awal pekan kedua November petani di Kabupaten Tebo belum melaksanakan masa tanam padi sawahnya, pihak dinas tanaman pangan holtikultura dan ketahanan pangan (TPHKP) menyatakan, masih melihat situasi cuaca pasca bencana kekeringan dan kabut asap yang melanda.

“Petani Tebo belum melaksanakan penanaman, sekarang baru mulai penyemaian benih padinya. Benih yang disemai merupakan bantuan pemerintah pusat yang sudah kita distribusikan sebelumnya,” ujar Ziadi.

Dia mengatakan, situasi saat ini sudah mulai memasuki musim tanam. Tetapi kita tinggal melihat situasinya dan tingkat curah hujan.


Penulis: Ade Sukma
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments