Kamis, 13 Agustus 2020

PT GKN Diragukan Sejak Awal, Headline Harian Pagi Metrojambi Edisi Kamis 12 Desember 2019

Saksi: Thahir yang Minta Loloskan

Kamis, 12 Desember 2019 | 10:42:24 WIB


/ metrojambi.com

JAMBI – Tiga orang saksi kasus dugaan korupsi Asrama Haji dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Rabu (11/12) kemarin.

Tiga saksi itu yakni Hendra Adi Heriyadi, Beny dan Yan Apriyadi, ketiganya merupakan PNS di Kemenag Jambi. Dalam sidang, mantan Kakanwil Kemenag Jambi, M Thahir Rahman, duduk sebagai terdakwa bersama enam orang terdakwa lain yaitu Desman, selaku pejabat pembuat komitmen (PPK).

Kemudian, Eko Dian Iing Solihin Kepala ULP Kanwil Kemenag Provinsi Jambi selaku ketua Pokja, serta Direktur PT Guna Karya Cabang Banten Edo, Sub kontraktor Tendrisyah, dan Johan Arifin Muba selaku pemilik serta Bambang Marsudi Raharja, selaku Pemodal.

Dari keterangan saksi ini, terungkap jika perusahaan PT Guna Karya Nusantara (GKN) tersebut sempat diragukan mampu mengerjakan proyek revitalisasi asrama haji senilai Rp51 miliar ini.

Baca selengkapnya di Harian Pagi Metrojambi


Penulis: ria
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments