Rabu, 21 Oktober 2020

Kerinci Terendah Dalam Penyaluran Dana Desa


Kamis, 12 Desember 2019 | 11:26:01 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

JAMBI - Bantuan Dana Desa tahun 2019 untuk 1.399 desa di Provinsi Jambi senilai Rp 1,18 triliun atau meningkat dari tahun sebelumnya yaitu 0,88 persen, saat ini telah memasuki penyaluran tahap III. Namun masih ada kabupaten yang belum optimal terkait penyaluran dana desa tersebut.

Kasi PPSD dan PUED Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dinas Pemberdayaaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3A2) Provinsi Jambi Bayu Eka Putra mengatakan, daerah yang belum optimal itu berada di Kabupaten Kerinci. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya, salah satunya tidak siapnya desa untuk memenuhi peraturan yang ada.

"Misalnya, untuk penyaluran dana desa tahap III, setiap desa harus melaporkan realisasi penyaluran dana desa hingga tahap II. Sementara di Kerinci ini banyak yang belum melaporkan realisasi tahap I dan II. Sehingga itu menjadi salah satu indikatornya," jelasnya, Kamis (12/12/2019).

Selain itu, Bayu menyebut faktor isu pilkades disana yang menghasilkan pergantian kades-kades. Alhasil banyak belum menguasa terkait bantuan dana desa tersebut. "Kemudian itu juga menjadi sebab desa tidak siap melengkapi persyaratan peraturan sehingga dana desa belum dikucurkan," bebernya.

Kendati demikian, Bayu mengatakan pihaknya telah mengarahkan dan memberi saran sesuai ketentuan. "Kita dari Provinsi ya hanya bisa melakukan itu," katanya.

Setelah mendapatkan bantuan yang disalurkan dalam III tahap pertahunnya, masing masing desa berhak untuk menentukan pembagian dana. Sebab, dana desa ini diperuntukkan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Namun, sejauh ini, kata Bayu, memang setiap desa lebih banyak menganggarkan untuk pembangunan fisik.

"Kalau untuk acuannya 60 persen pembangunan infrastruktur (fisik) dan 40 persen pemberdayaan masyarakat. Namun ya tetap dikembalikan ke desa, lebih membutuhkan yang mana," jelasnya.

Sedangkan dalam perkembangan BumDes pada September 2019, untuk desa terendah juga masih berada di Kabupaten Kerinci dengan nilai 53,04 persen dan tertinggi di Muaro Jambi serta Batanghari mencapai 100 persen.

"Sampai tahap ketiga ini pun tidak ada kenaikan di Kerinci. Sehingganya dana desa belum tersalurkan secara optimal disana. Kalau Batanghari dan Muaro Jambi sudah mencapai 100 persen," tandasnya.


Penulis: Dedi
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments