Sabtu, 18 Januari 2020

Nama Dua Pejabat Dinas Pendidikan Merangin Dicatut Untuk Minta Uang Pada Sejumlah Kepala Sekolah


Jumat, 13 Desember 2019 | 14:19:43 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

BANGKO - Nama dua orang pejabat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin dicatut oleh orang tidak dikenal untuk melakukan penipuan. Keduanya adalah Mulyadi yang merupakan sekretaris dinas, serta Hajrul yang merupakan Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

Informasi yang diperoleh metrojambi.com, modus yang dilalukan pelaku adalah dengan cara menggunakan aplikasi WhatsApp (WA). Pelaku memasang foto Mulyadi dan Hajrul di aplikasi WhatsApp miliknya, lalu menghubungi sejumlah kepala sekolah untuk meminta bantuan sejumlah uang.

"Ada orang tidak dikenal yang menggunakan foto saya di WA, lalu meminta sejumlah uang ke kepala sekolah mengatasnamakan saya," kata Hajrul saat dikonfirmasi, Jumat (13/12/2019).

Hajrul mengaku baru mengetahui adanya kejadian tersebut setelah ada salah seorang kepala sekolah yang mengatakan secara lansung padanya, bahwa nomor yang menggunakan profil dirinya meminta bantuan sejumlah uang.

Usut punya usut ternyata bukan nomor WA yang biasa digunakan Hajrul. Atas kejadian ini Hajrul berharap para kepala sekolah agar tidak merespon karena hanya modus penipuan.

"Kalau ada nomor tersebut menghubungi dan mengatasnamakam saya, diharapkan untuk tidak melayaninya. Itu penipuan," tegas Hajrul.

Tidak hanya dirinya, Hajrul mengatakan nama Mulyadi selaku sekretaris dinas juga dicatut orang tidak dikenal untuk melakukan penipuan.

"Tidak cuma saya. Sekdin juga kena, modusnya juga sama, menggunakan foto profil kami berdua," pungkasnya.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments