Kamis, 9 Juli 2020

Retribusi IMB di Sarolangun Capai 246 Juta


Jumat, 13 Desember 2019 | 14:28:13 WIB


ilustrasi
ilustrasi / Istimewa

SAROLANGUN - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Sarolangun telah menarik retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) 2019. Realisasinya hingga akhir November lalu sudah mencapai Rp 246.123.000.

Angka itu sudah jauh dari over target. Sebab, target yang ditetapkan untuk retribusi IMB pada 2019 hanya sebesar Rp100 juta.

“Setiap bulan kita laporkan ke BPPRD dalam pajak retribusi IMB ini, target kita hanya RP100 juta, tapi akhir November ini sudah melebihi target tersebut, atau sekitar 246 persen. Alhamdulillah sudah jauh melebihi target,” kata Kepala DPMPTSP Sarolangun Ahmad Nasri, Jumat (13/12/2019).

Ia menjelaskan, selama periode November tersebut pihaknya telah mengeluarkan izin IMB sebanyak 492 Izin. Tentu dalam pembuatan izin IMB ini dikenakan retribusi bagi masyarakat ataupun para pelaku usaha atau investor yang melakukan pembangunan.

Ia juga menambahkan, tercapainya pendapatan retribusi IMB ini hingga melebihi batas yang ditargetkan, itu dikarenakan kesadaran masyarakat yang mulai meningkat dalam mengurus IMB, artinya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya memperoleh IMB dalam membuat bangunan.

“Kami merasa bersyukur atas kondisi ini, kita harapkan kedepan bisa dipertahankan dan kalau bisa ditingkatkan lagi,” harapnya.

Ia mengatakan, capaian tersebut tentunya tidak terlepas dari peran serta lintas sektoral dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam kepengurusan IMB ini. Salah satunya Dinas Perkim Kabupaten Sarolangun. Sebab, setiap pengurus izin IMB ini harus mengurus rekomendasi dari dinas Perkim untuk dapat di proses penerbitan izin IMB, di samping kelengkapan bahan lainnya.

“Sepanjang mereka mau mengurus izin IMB ini kita layani, dan pelaku usaha kami harapkan juga agar melakukan permohonan penerbitan izin supaya usahanya legal, jelas dan resmi. Jadi ketika ada penerbitan, para pelaku merasa aman. Karena ke depan kita akan melakukan kerja sama meningkatkan PAD ini seaktif mungkin,” terang Nasri.

Hingga akhir Desember, katanya kemungkinan perolehan realisasi retribusi IMB ini akan terus bertambah lagi, mengingat pentingnya para pelaku usaha untuk mendapatkan izin IMB tersebut.


Penulis: Luncai Hendri
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments