Jumat, 7 Agustus 2020

Perusahaan di Merangin Diminta Tak Langgar Aturan Terkait Lingkungan


Minggu, 15 Desember 2019 | 13:51:47 WIB


Ketua Komisi III DPRD Merangin Mulyadi
Ketua Komisi III DPRD Merangin Mulyadi / metrojambi.com

 BANGKO - Sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Merangin terindikasi melakukan pelanggaran terkait masalah lingkungan.

PT Agro Wijaya Industri (AWI) di Desa Koto Rayo, Kecamatan Tabir misalnya. Limbah yang dihasilkan perusahaan diduga mengandung bahan berbahaya.

Begitu pula dengan limbah cair PT Sumber Guna Nabati (SGN) di Desa Bungo Antoi, Kecamatan Tabir Selatan, juga dikeluhkan masyarakat karena diduga mencemari lingkungan.

Menanggapi berbagai keluhan dari masyarakat, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merangin meminta agar seluruh perusahaan yang beroperasi di Merangin untuk tidak melakukan pelanggaran terkait lingkungan.

"Kami berharap semua perusahaan mematuhi aturan dan Permen Lingkungan Hidup. Keamanan harus diprioritaskan. Jangan adalagi perusahaan yang membuang limbah sembarangan sehingga mencemari lingkungan," ujar Ketua Komisi III DPRD Merangin Mulyadi, Minggu (15/12/2019).

Mulyadi menyebutkan, pihaknya sudah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah perusahaan, salah satunya PT SGN. Hasilnya, kata Mulyadi, ada sejumlah temuan yang mereka dapati.

"Kita temukan masih banyak karyawan yang tidak menggunakan masker. Kemudian ada yang tidak pakai helm. Kami harapkan pada managemen PT SGN agar memperhatikan masalah ini," bebernya.

Saat sidak di PT SGN, Komisi III juga menggandeng Bidang Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merangin, untuk melakukan pengecekan terhadap limbah cair PT SGN.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments