Jumat, 21 Februari 2020

Showcase MGMP Kemenag Batanghari, Siswa Madrasah Mampu Bikin Tulisan Panjang


Jumat, 20 Desember 2019 | 16:56:25 WIB


Ratusan siswa MTs menghadiri acara showcase forum MGMP Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batanghari,
Ratusan siswa MTs menghadiri acara showcase forum MGMP Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batanghari, / Istimewa

JAMBI - Ratusan siswa MTs menghadiri acara showcase forum MGMP Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Batanghari, selain siswa semua guru-guru madrasah juga hadir dalam showcase yang digagas oleh forum MGMP. Mereka menampilkan hasil pembelajaran, manajemen sekolah, dan budaya baca, di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batanghari, Rabu, (18/12/2019) lalu.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Batanghari Al Jufri salut terhadap perubahan pembelajaran, manajemen sekolah, dan budaya baca yang ada di madrasah-madrasah Kabupaten Batanghari. Menurutnya, siswa penuh percaya diri memperagakan proses pembelajaran di masing-masing stand showcase madrasah. Seperti siswa menjelaskan tentang pembelajaran teks prosedur dalam bahasa Indonesia.

Siswa juga fasih menjelaskan proses pembuatan bunga kertas melalui teks prosedur tadi. Setelah itu, siswa membuat tulisan yang runtut dan panjang.

"Kepercayaan diri siswa ini merupakan bukti sahih bahwa Program PINTAR Tanoto Foundation berdampak positif," ujarnya.

Al Jufri juga menyampaikan, bahwa pihaknya terus memperkuat pendidikan di madrasah, baik mutu maupun aksesnya. "Kita juga mendukung implementasi Kurikulum 2013 dalam rangka memperkuat pendidikan dasar itu. Oleh sebab itu, kehadiran Program PINTAR Tanoto Foundation sangat tepat waktu dan tepat sasaran, membantu kami memperkuat guru-guru madrasah, khususnya dalam hal pembelajaran, manajemen sekolah dan budaya baca,” ungkapnya.

Al Jufri mengakui setelah berjalan satu tahun lebih, madrasah-madrasah mitra Program PINTAR Tanoto Foundation memperlihatkan dampak program melalui kegiatan showcase yang digagas Forum MGMP ini. Ia pun berharap bahwa kegiatan ini dapat menginspirasi para pengambil kebijakan di lingkup Pemerintah Kabupaten Batanghari.

"Selain lima mapel, bisa dilihat kemajuannya, seperti mapel fikih, bahasa Arab, Aqidah Akhlak dan mapel lainnya, semua memperlihatkan dampak pembelajaran aktif," imbuhnya.

Tampak setiap stand banyak menampilkan karya inovatif dari siswa, seperti roket air, cara membuat bunga, membuat media penghitungan matematika sederhana, dan lain sebagainya.

Di depan kepala kantor Kemenag, Siswi MTsN 1 Batanghari Keisya Mikhayla menjelaskan secara runtut dan rinci tentang pembuatan hiasan bunga, bersama teman-temannya, Keisya belajar prosedur teks, mulai dari mencari bahan, alat-alatnya, hingga membuat hiasan bunga tersebut.

"Bapak dan Ibu, saya akan menjelaskan cara membuat hiasan bunga, kita mulai dari mencari bahan yang ada di sekitar sekolah, bila ada yang bisa kita manfaatkan, harus digunakan," tuturnya saat menjelaskan kepada hadirin.

Selain itu, Keisya juga menunjukkan tulisan yang runtut dan panjang sebagai hasil pembelajaran aktif mapel Bahasa Indonesia. "ya, sekarang terbiasa menulis," tukasnya.

Di akhir kegiatan showcase ini mengemuka komitmen forum MGMP untuk terus menyebarluaskan praktik baik. "Kami akan terus mengembangkan praktik baik Program PINTAR di madrasah-madrasah Kabupaten Batang Hari terutama melalui forum MGMP," kata Imron, fasilitator daerah Program PINTAR.


Penulis: Rina
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments