Jumat, 5 Juni 2020

Ketinggian Gelombang di Perairan Tanjabtim Capai 2 Meter, Banyak Nelayan Tak Melaut


Kamis, 02 Januari 2020 | 16:22:47 WIB


ilustrasi nelayan
ilustrasi nelayan / istimewa

MUARASABAK - Musim angin utara di bulan Januari tahun ini cukup berdampak bagi sejumlah nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Bagaimana tidak ketinggian gelombang jika memasuki musim angin utara di wilayah perairan Tanjabtim bisa mencapai 2 meter.

Kondisi ini membuat banyak nelayan di Tanjabtim memilih tidak melaut. Selain gelombang besar, kondisi cuaca juga tidak bisa diprediksi. Apalagi kebanyakan nelayan di Tanjabtim hanya memiliki perahu berkapasitas 3 GT saja.

“Saat ini lagi musim angin utara. Gelombang besar hingga sampai dua meter. Kami masih menunggu waktu yang bagus untuk melaut,” ujar Fikri Saputra, salah seorang nelayan di Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjabtim, Kamis (2/1/2020).

“Kadang kami mencoba juga untuk melaut. Namun apabila cuaca berubah, kami memilih pulang,” kata Fikri menambahkan.

Sementara itu, Sawaludin, salah seorang pemilik bangsal ikan mengatakan, meski gelombang cukup besar tidak berpengaruh dengan hasil tangkapan ikan. Bahkan di musim angin utara ini jika nelayan punya nyali maka hasil tangkapan cukup maksimal.

"Ombak tidak mempengaruhi hasil tangkapan. Malahan tangkapan nelayan cukup maksimal. Hanya saja banyak nelayan yang tidak mau mengambil resiko," ujarnya.

Pantauan di lapangan, para nelayan yang memilih tidak melaut mengisi waktu mereka dengan memperbaiki alat tangkap.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments