Selasa, 24 November 2020

Tanjabtim Akan Miliki Museum Al Quran


Senin, 13 Januari 2020 | 21:24:45 WIB


Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto saat mengunjungi lokasi pembuatan Rumah Tahfidz Al Quran di Kelurahan Nipah Panjang I
Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto saat mengunjungi lokasi pembuatan Rumah Tahfidz Al Quran di Kelurahan Nipah Panjang I / metrojambi.com

MUARASABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) dalam waktu dekat ini akan merehab Masjid Agung Nur Addarojad dengan perkiraan dana sebesar 17 miliar. Berbarengan dengan rehab tersebut akan dibuat pula museum Al Quran bagi masyarakat Tanjabtim.

Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto mengatakan, museum Al Quran ini nantinya akan di isi oleh Al Quran - Alquran yang sudah tidak layak pakai lagi di setiap kecamatan.

"Ada Al Quran yang tidak layak pakai kita kumpulkan dan kita museum kan. Kita ganti dengan yang baru," kata Bupati.

Selain akan adanya museum Alquran di Masjid Agung Nur Addarojad, dengan anggaran cukup fantastis sekitar 17 miliar. Interior masjid Agung Nur Addarojad sendiri akan menyerupai Mekkah.

"Kenapa kita buat seperti itu, agar yang menjalankan ibadah lebih khusuk lagi," ujarnya.

Sementara itu beberapa waktu lalu Bupati Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto menyempatkan diri untuk mengunjungi lokasi pembuatan Rumah Tahfidz atau penghafal Al Quran di Kelurahan Nipah Panjang I.

Bupati sangat merespon dan akan men-support pendirian Rumah Tahfidz tersebut. Bahkan saat itu, dirinya langsung memberikan 100 Al Quran untuk diserahkan kepada masjid–masjid yang aktif di setiap kecamatan.

Camat Nipah Panjang, Helmi Agustinus mengatakan juga siap membantu dan mensupport. Karena pembangunan Rumah tahfidz ini merupakan mimpinya Bupati Tanjabtim sejak lama. Bahkan Bupati berkeinginan kalau di setiap Kecamatan ada berdiri Rumah tahfidz.

"Dan untuk di Kecamatan Nipah Panjang, kami sangat berterimakasih kepada Ustadz H. Heli Januardi yang telah menghibahkan sebagian tanahnya untuk pembangunan Rumah tahfidz ini. Semoga dengan adanya Rumah tahfidz ini dapat membentengi masyarakat dari yang muda hingga yang tua," katanya.

Sedangkan, Ustadz H. Heli Januardi selaku pengurus dan penghibah tanah mengharapkan, akan adalagi Rumah Tahfidz yang lainnya di Kecamatan Nipah Panjang, sehingga anak – anak kedepannya bisa lebih disibukkan dengan mempelajari Al-Qur’an dari pada dengan hal hal yang sifatnya negatif.

Dan ia memaparkan bahwa, tujuan dari pembangunan Rumah Tahfidz ini tidak lain dan tidak bukan untuk melahirkan para Hafidz dan Hafidzah. Sehingga dilingkungan bisa menjadi agamis yang berlatar belakang Al-Qur’an.

"Karena ketika di akhirat, anak–anak kita lah yang akan mengalungkan mahkota kebesaran di atas kepala orang tuanya nanti,"paparnya.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments