Kamis, 1 Oktober 2020

Bupati: Ini Semata Mata Demi Kabupaten Tanjabtim


Rabu, 15 Januari 2020 | 08:22:15 WIB


Bupati Tanjabtim Romi Hariyanto
Bupati Tanjabtim Romi Hariyanto / dok.metrojambi.com

 MUARASABAK - Beberapa waktu lalu Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Romi Hariyanto sering terlihat akrab dengan beberapa kandidat calon Gubernur Jambi mendatang. Ternyata hal tersebut bukan tanpa alasan.

Seperti diketahui, Romi sendiri dalam pemilihan kepala Daerah tahun ini tidak ikut serta dalam perebutan kursi orang nomor Satu di Provinsi Jambi. Namun dirinya tetap fokus untuk memajukan Kabupaten Tanjabtim dan bertarung untuk menjadi bupati.

Terkait kedekatannya dan terlihat akrab bersama beberapa calon Gubernur tersebut, Romi memberikan alasan langsung di hadapan ratusan Masyarakatnya. Saat dirinya melakukan pelantikan Kepala Desa di Kecamatan Rantau Rasau.

"Terkait kedekatan saya dengan para calon Gubernur yang beredar, saya lakukan semata mata demi Kabupaten kita," ujar Romi saat memberikan sambutan.

Dikatakannya pula, dirinya berharap dalam pemilihan Gubernur mendatang Kabupaten Tanjabtim bukan hanya Kabupaten peserta dalam suara pemilih, namun harus memiliki poin penting dalam pemenangan Gubernur mendatang.

"Intinya kita berharap ke depan ada Gubernur baru terpilih yang memiliki komitmen untuk Tanjabtim lebih baik. Kabupaten Butuh Gubernur Baru," ujarnya.

Bupati mengungkapkan sedikit kekecewaannya terhadap kepemimpinan Gubernur saat ini, terutama sumbangsih bagi Kabupaten Tanjabtim. Terutama dalam pengembangan pembangunan infrastruktur.

Dirinya juga mengatakan, jika tahun ini ada dua agenda besar yang akan dilakukan baik di Kabupaten dan Provinsi. Yakni pemilihan Gubernur dan Bupati pada september mendatang.

"Untuk itu saya berpesan mari kita jaga situasi agar tetap kondusif dan aman nyaman, dan perubahan Gubernur," tambahnya

Di penghujung sambutannya, dirinya memohon izin kepada masyarakat untuk kembali maju namun melalui jalur independen, dan tetap bersama Robi. Meski demikian dia tidak akan pernah mengkhianati partai tempat saya bernaung meskipun saya saat ini sebagai ketua partai.

"Saya tetap kader PAN, dan izinkan saya maju melalui jalur independen, dan ini sebagai tantangan," ujarnya.

Dikatakannya pula tahun ini merupakan tahun politik, dirinya meminta maaf bersama M Roby terkait hingga saat ini masih belum mampu membuat masyarakat puas dalam kepemimpinan mereka.

Di akhir masa jabatannya terkait program visi misi sudah mencapai 92 persen, namun dirinya optimis di sisa akhir masa jabatan akan selesai.


Penulis: Nanang Suratno
Editor: Herri Novealdi


TAGS:


comments