Jumat, 25 September 2020

Dua Warga Merangin Meninggal Dunia Akibat HIV-AIDS


Rabu, 15 Januari 2020 | 20:35:30 WIB


ilustrasi
ilustrasi / istimewa

 

BANGKO - Pada tahun 2019 lalu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Merangin menemukan 20 orang warga positif HIV-AIDS. Dari 20 orang tersebut, dua orang pasien dikabarkan sudah meninggal dunia.

"Tahun 2019 lalu jumlah pasien positif HIV berjumlah 20 orang. itu ada pasien lama dan pasien baru ditemukan pada tahun 2019," ujar Zamroni, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Merangin, Rabu (15/1/2020).

Penemuan pasien penyakit yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh pada manusia pada 2019 lalu sebanyak 9 orang, dan selebihnya merupakan pasien yang ditemukan di tahun-tahun sebelumnya.

"Tapi dari jumlah itu, dua orang sudah meninggal dunia. Satu orang pasien lama dan satu orang pasien baru," jelas Zamroni.

Sementara untuk melakukan pencegahan Dinkes Merangin sudah menggelar sosialisasi bekerja sama dengan Kemenag, serta memberikan sosialisasi dari segi agama, melalui puskesmas, sekolah-sekolah dan lainnya.

"Karena penderita HIV itu akibat dari perilaku mereka, seperti seks bebas, faktor lingkungan, pergaulan bebas hingga narkoba," terang Zamroni.

Selain itu, upaya pencegahan setiap pasien positif TB (tuberkulosis) akan diperiksa HIV, selain itu juga ibu hamil dan menyusui dan juga saat donor darah.

"Kita sarankan ke rumah sakit saat melakukan donor darah. Pendonor harus diperiksa, apakah mereka mengidap penyakit menular tersebut atau tidak, itu langkah antisipasi yang kita lakukan," pungkasnya.


Penulis: Andi Kurniawan
Editor: Ikbal Ferdiyal


TAGS:


comments