Rabu, 26 Februari 2020

Paling Aman di Kamar Hotel, Headline Harian Pagi Metrojambi Edisi Jum'at 17 Januari 2020

Bahas Pendistribusian Uang Ketok Palu, Arpan: Kalau Tidak Ada OTT, Semua Hutang Lunas

Jumat, 17 Januari 2020 | 10:28:58 WIB


/ metrojambi.com

JAMBI - Dua saksi dihadirkan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sidang lanjutan kasus suap ‘uang ketok palu' pengasahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018 dengan terdakwa Supardi Nurzain, Elhelwi, dan Gusrizal.

Salah seorang saksi adalah mantan Asisten III Setda Provinsi Jambi, Saipudin yang juga merupakan terpidana dalam kasus ini, dan kini tengah menjalani hukuman di Lapas Muara Sabak.

Berbeda dari persidangan sebelumnya, baik saat menjadi terdakwa maupun saksi untuk terdakwa lain, kali ini Saipudin mengaku sudah banyak lupa terkait kasus tersebut.
Saipudin bahkan meminta majelis hakim untuk membaca Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terhadap dirinya. Karena keterangannya sudah sesuai dengan yang di BAP.

"Saya sesuai dengan BAP saja Pak Hakim. Saya lupa, karena sudah dua tahun lebih dan 19 kali di BAP KPK," ujar Saipudin dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jambi, Kamis (16/1/2020)

Saipudin juga mengaku semua keterangan yang berikan kepada penyidik KPK adalah benar. "Itu saya pastikan benar di BAP saja, saya di bawah sumpah pak," kata Saipudin.

Baca selengkapnya di Harian Pagi Metrojambi


Penulis: fdy/ria
Editor: Ikbal Ferdiyal



comments